Friday , February 28 2020
Home / BERITA / Gus Roqib, Putera KH. Wahab Hasbullah akan Hadiri Pelantikan PWNU Sulbar
Ketua Tanfidziah PWNU Sulbar terpilih, KH. Adnan Nota saat berjumpa putera bungsu KH. Wahab Hasbullah Gus Roqib dan ketua PP LP Maarif NU KH. Arifin Junaedi di kantor PBNU, jalan Kramat Raya, Senen Jakarta pusat. Rabu (29/01).

Gus Roqib, Putera KH. Wahab Hasbullah akan Hadiri Pelantikan PWNU Sulbar

POLEWALI, TAYANG9–Jangan mengaku Nahdliyyin (warga Nahdlatul Ulama), jika tak mengenal The Legend of Nahdlatul Ulama (NU)–almagfurlah KH. Wahab Hasbullah.

Bersama Hadratus Syekh KH. Hasyim Asyari, KH. Bisri Sansuri, menjadi Founding father pendirian ormas NU.

KH. Wahab Hasbullah pada 7 November 2014 lalu, dikukuhkan negara sebagai pahlawan nasional.

Penghargaan itu, sebagai pengakuan sebab kegigihannya  dalam menjaga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Namanya terpatri rapi dalam sanubari bangsa Indonesia selama-lamanya.

Bagi warga NU, pencipta Syair Ya Lal Wathon tersebut bukan sekedar pahlawan nasional, tetapi lebih dari itu, KH Wahab Hasbullah adalah pahlawan umat manusia.

Dalam catatan Tirto.id, KH. Wahab Hasbullah dijuluki sebagai “Playmaker Politik Nahdlatul Ulama”. Sikapnya yang luwes dan out of the box, membuat NU begitu disegani. Terutama dalam hal sikap NU yang berkaitan dengan keputusan-keputusan politik (baca : politik kebangsaan).

“Keputusan NU untuk keluar dari Masyumi, itu karena sikap KH Wahab Hasbullah yang gerah dengan sikap kaum modernis di tubuh Masyumi, yang terus menganggap sebelah mata Kyai-kyai Pesantren di dunia politik, bagi KH. Wahab Hasbullah, marwah para Kyai wajib dijaga dan dijunjung tinggi,” tulis Tirto.id.

Jelang pelaksanaan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU), pelantikan dan Musyawarah Wilayah (Muskerwil) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Sulawesi Barat masa khidmat 2020-2025, februari mendatang, berhembus kabar bahwa salah satu putera bungsu  KH. Wahab Hasbullah  yakni KH. M. Roqib Wahab Hasbullah hadir di hajatan akbar tersebut.

Kabar gembira itu disampaikan sekretaris PWNU Sulawesi Barat, Kyai Zahril Aril yang berjumpa langsung dengan KH. M. Roqib Wahab Hasbullah atau yang biasa disapa Gus Roqib di Kantor PBNU di jalan Kramat Raya Senen Jakarta pusat. Rabu (29/01).

“Dan, satu ke istimewaan NU Sulbar akan di hadiri oleh Gus Roqib, putera bungsu Kyai Wahab Hasbullah, The legend Of NU,” tulis Kyai Zahril di group Whats Up Panitia Pelaksana MKNU, Pelantikan dan Muskerwil PWNU Sulbar malam tadi.

Menurut pimpinan pondok pesantren Maarif Kalonding Mamuju tersebut, hal ini adalah keberkahan yang luar biasa. Warga Nahdliyyin di Sulawesi Barat akan sangat bersyukur dengan kehadiran Gus Roqib bersama  ketua umum PBNU Prof Dr. KH. Said Aqil Siradj dan petinggi PBNU lainnya.

“Semoga dengan hadirnya para Kyai-Kyiai di kegiatan ini nanti, sebagai titik balik kemajuan NU di Sulawesi Barat,” pungkasnya.(*)

(Media Center MKNU, Pelantikan dan Muskerwil PWNU Sulawesi Barat Tahun 2020).

About MUHAMMAD ARIF

Selain dikenal sebagai aktivis yang produktif menulis, dirinya kini tercatat sebagai pimpinan pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Polewali Mandar

Check Also

Hari Ini, Aksi Solidaritas Atas Insiden Penganiayaan Warga Polman di Papua Akan Digelar

POLMAN, TAYANG9 — Rencananya ratusan masyarakat dari berbagai elemen yang tergabung dalam Aksi solidaritas dan …

KNPI Polman Minta Kapolri Tuntaskan Kasus Penganiayaan Warga Polman di Papua

POLMAN, TAYANG9 –  Ketua DPD (Dewan Pengurus Daerah) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Polewali …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]