Tuesday , July 23 2019
Home / BERITA / Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Habsi Apresiasi ASN
Bupati Mamuju Habsi Wahid saat menjadi pembina upacara di peringatan hari kesaktian Pancasila.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Habsi Apresiasi ASN

Mamuju – Tayang9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, menggelar upacara peringatan hari kesaktian Pancasila, di Lapangan Kantor Bupati Mamuju, Sabtu, 01/06/19.

Dalam kesempatannya, Bupati Mamuju Habsi Wahid, mengaku sangat mengapresiasi jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), yang antusias mengikuti upacara, dengan jumlah yang lebih banyak dibandingkan dengan upacara sebelumnya, dan menurutnya ini diluar ekspektasinya terlebih dilaksanakan pada Bulan Ramadhan dan di hari libur.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada ASN, dengan kehadiran yang luar biasa, dalam suasana libur dalam suasana puasa mereka masih antusias mengikuti upacara Peringatan Hari Lahir Panacasila ini,” ucap Habsi wahid.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa menjadi suatu konsekuensi logis bagi seorang ASN, untuk mengikuti Peringatan-peringatan Nasional dalam suasana apapun. Karena harus tetap taat pada aturan undang-undang yang berlaku.

“Yang perlu kita cermati pada peringatan satu Juni adalah, Pancasila sebagai Dasar Negara menjadi harus patokan kita di dalam bernegara dan berbangsa, dan menjadi tuntutan kita dalam keseharian baik sebagai warga Negara maupun sebagai Aparatur Sipil Negara,” tutupnya. (*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Icon Baru Mamuju, Upaya Pemkab Mendorong Laju Ekonomi Masyarakat

Mamuju – Tayang9 – Konsen terhadap pengembangan sektor pariwisata, sebagai salah satu prioritas pembangunan yang …

Diduga Pecat Aparatnya Secara Sepihak, 4 Kades di Campalagian Dilaporkan ke Ombudsman

Polewali – Tayang9 – Lembaga Advokasi Masyarakat Desa (LAMDES), secara resmi melaporkan 4 Kepala Desa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]