Selasa , Juni 2 2020
Home / ADVETORIAL / Pemkab Mamuju WTP Lagi, Habsi : Ini Keberhasilan Kolektif Hasil Kerja Keras Semua OPD
Bupati Mamuju Habsi Wahid saat menyerahkan laporan hasil pemerintahan pada Kepala BPK-RI Sulawesi Barat

Pemkab Mamuju WTP Lagi, Habsi : Ini Keberhasilan Kolektif Hasil Kerja Keras Semua OPD

Mamuju – Tayang9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, secara resmi kembali meraih kembali opini Wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) perwakilan Sulawesi Barat, etelah tahun sebelumnya juga meraih predikat tertinggi penilaian profesional dari lembaga BPK tersebut, Rabu,22/05/19.

Kepala BPK- RI perwakilan Sulbar Eydu Oktain Panjaitan mengatakan, meski masih terdapat beberapa catatan dalam hasil pengelolaan keuangannya, namun apa yang dicapai Pemkab Mamuju adalah sesuatu yang luar biasa yang berangkat dari keseriusan dan kerja keras jajaran pemerintah yang dipimpin oleh H.Habsi Wahid.

“Hasil penilaian yang diberikan, berdasarkan empat stadar penilaian yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintah, kedua laporan keuangan harus dengan pengungkapan yang memadai atau transparansi, ketiga kepatuhan terhadap peraturan pemerintah, ke empat adanya upaya memperbaiki sistim pengendalian intetnal, keempat standar tersebut meski masih ada beberapa catatan, namun upaya pemerintah kabupaten Mamuju yang begitu pro aktif membuat pengelolaan keuangan Mamuju tahun 2018 kami berikan opini WTP,” ucap Eydu Oktain Panjaitan.

Sementara itu ditempat yang sama, Bupati Mamuju Habsi Wahid mengaku berterimaksih atas pendampingan BPK, yang tidak hanya bertindak sebagai pemeriksa yang mencari kesalahan, namun dapat hadir sebagai motivator yang membimbing sehingga pengelolaan keuangan daerah dapat sesuai yang diharapkan.

“Keberhasilan tersebut, adalah keberhasilan kolektif hasil kerja keras semua OPD, serta dukungan penuh dari lembaga legislatif selaku mitra pemerintah daerah,” ungkap Habsi.

Selain itu ia juga berpesan ke para pimpinan OPD di lingkup Pemkab Mamuju agar kesalahan-kesalahan yang menjadi catatan BPK tidak terulang ditahun mendatang. Sehingga WTP dapat benar-benar paripurna dengan seminimal mungkin koreksi dari BPK-RI.

“Terimakasih kepada kita semua atas dedikasi dan kerja kerasnya sehingga kita berhasil WTP lagi” tutupnya.(*/FM) 

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Pelayanan RSUD Majene Dianggap Tidak Maksimal, Nyawa Seorang Warga Somba Tidak Tertolong

MAJENE, TAYANG9 – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan. Setelah dianggap …

Peduli Kaum Perempuan Terdampak Covid 19, Lentera Perempuan Mandar Beri Bantuan

Polman, Tayang9 – Akibat pandemi Korona atau COVID-19 yang terus mewabah, kondisi ini terus mengundang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]