BERITASTRAIGHT NEWS

Pantau Pengisian BBM di SPBU, Ketua IJS Dikeroyok Orang Tak Dikenal

Mamuju – Tayang9 – Dugaan tindak kekerasan terhadap wartawan, kembali terjadi di Kabupaten Mamuju, di  SPBU Kali Mamuju, Minggu, 17/03/19. malam.

Menurut Irham Azis selaku Ketua Ikatan Jurnalis Sulbar (IJS), tindak kekerasan yang dialaminya bermula saat ia hendak melakukan pengisian besin di SPBU tersebut.

“Tadi malam Ke jadian jam 12. saya hendak mengisi bensin di SPBU trans, saya bertemu Irwan poros, dia bilang pada saya mobil mikrolet sering isi bensin 2 sampai 3 kali bolak balik pertamina,” ucap Irham saat dikonfirmasi oleh awak media.

Selain itu ia juga menambahkan, mendengar informasi tersebut sembari mengantri ia juga memperhatikan mikrolet itu, namun secara tiba-tiba muncul 2 orang yang tidak dikenal, dan langsung mengeluarkan kata-kata yang dinilai mendiskreditkan profesi wartawan.

“Sementra saya antri berada di belakang mobil mikrolet, saya turun dan memperhatikan mobil mikrolet tersebut, tiba-tiba ada dua orang lelaki berboncengan motor mengatakan di dekat saya, ini wartawan datang – datang saja cari masalah baru photo-photo,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, karena merasa profesinya sebagai seorang wartawan dilecehkan, mendengar perkataan dari orang tak dikenal tersebut, ia langsung mendekat dan meminta penjelasan atas perkataan yang telah dilontarkan oleh pemuda asing itu, sehingga terjadilah percekcokan yang berujung dengan pengeroyokan.

“Sayamendekati lelaki itu, lalu saya mengatakan apa maksudnya bicarata kenapki lecehkan profesi wartawan, lalu dia jawab bukan kita saya maksud, lalu saya mengatakan lagi siapa pale kita maksud, tidak ada wartawan disini selain saya, akhir berbuntut perkelahian dan tiba-tiba banyak orang yang ikut mengeroyok saya jumlahnya sampai 10 orang,” tutupnya. (FM)

MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button