Mahasiswa KKN Unasaman Cegah Stunting Lewat Praktik Pembuatan Susu Kedelai di Desa Karama
Ahmad Ma’Danrang: Keberadaan KKN, Semoga Membuat Desa Kami Menjadi Lebih Baik

POLMAN, TAYANG9 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) terus berkontribusi dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Melalui program KKN Multitematik Program UNASMAN Membangun Desa (PUMD) Angkatan XLI Tahun 2026, mahasiswa menggelar kegiatan praktik pembuatan susu kedelai sebagai langkah konkret pencegahan stunting di Desa Karama, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (3/2/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Unasman dengan tim penyuluh pertanian serta kader Puskesmas Pembantu (Pustu) Kabupaten Polewali Mandar. Praktik pembuatan susu kedelai dilaksanakan di dua lokasi, yakni TPS 3R Desa Karama pada pukul 09.00 WITA, kemudian dilanjutkan di Desa Tangnga-Tangnga, Kecamatan Tinambung, pada pukul 13.00 WITA.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh tim penyuluh pertanian Kecamatan Tinambung, kader Pustu, serta masyarakat setempat. Program ini menjadi bagian dari fokus kerja mahasiswa KKN dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui pemanfaatan bahan pangan lokal yang bergizi, mudah diperoleh, dan terjangkau.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Desa Karama, Muh. Adam, S.Sy., M.E., menjelaskan bahwa sebanyak 12 mahasiswa dari berbagai jurusan ditempatkan di Desa Karama untuk menjalankan program KKN Multitematik bersama tim penyuluh pertanian.
Sementara itu, Ahmad Adam, S.Sy., M.E., menekankan pentingnya komunikasi yang terarah dan terstruktur antara mahasiswa KKN dengan seluruh unsur masyarakat desa.
“Komunikasi yang baik menjadi kunci utama untuk membangun kerja sama yang kuat dan memperoleh dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat dalam menjalankan program KKN,” ujarnya.
Kegiatan ini melibatkan penyuluh pertanian dan kader Pustu sebagai mitra pendamping. Kolaborasi tersebut bertujuan agar edukasi yang diberikan kepada masyarakat bersifat menyeluruh, baik dari sisi pertanian, pengolahan pangan, maupun kesehatan. Penyuluh pertanian memberikan pemahaman tentang potensi kedelai sebagai komoditas lokal bernilai gizi tinggi, sementara kader Pustu mengedukasi masyarakat terkait konsumsi pangan bergizi yang aman bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai stunting, mulai dari penyebab, dampak jangka panjang, hingga pentingnya pencegahan sejak dini melalui pemenuhan gizi seimbang. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa susu kedelai mengandung protein nabati, kalsium, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi pertumbuhan anak serta kesehatan ibu hamil. Susu kedelai juga menjadi alternatif minuman bergizi bagi masyarakat yang tidak dapat mengonsumsi susu hewani.
Setelah penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan susu kedelai. Mahasiswa memandu peserta mulai dari pemilihan biji kedelai berkualitas, proses perendaman, penggilingan, penyaringan, hingga perebusan dan penyajian susu kedelai secara higienis. Masyarakat juga diberikan tips penyimpanan serta variasi rasa agar susu kedelai lebih diminati, khususnya oleh anak-anak.
Antusiasme warga Desa Karama terlihat selama kegiatan berlangsung. Para ibu rumah tangga aktif bertanya dan menunjukkan ketertarikan untuk menjadikan susu kedelai sebagai konsumsi rutin keluarga, bahkan sebagai peluang usaha rumahan.
Misrawati, Amd.Keb., menegaskan bahwa kebersihan dan higienitas menjadi poin penting dalam proses pembuatan susu kedelai agar aman dikonsumsi, terutama bagi balita dan ibu hamil.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unasman berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi keluarga sebagai langkah nyata pencegahan stunting. Pemanfaatan bahan pangan lokal seperti kedelai juga diharapkan mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kepala Desa Karama, Ahmad Ma’Danrang, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut, “semoga dengan adanya pelaksanaan KKN kali ini, desa kami dapat menjadi desa yang lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.
Dengan sinergi antara mahasiswa KKN Unasman, penyuluh pertanian, kader Pustu, dan masyarakat, kegiatan praktik pembuatan susu kedelai ini diharapkan memberikan dampak positif jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting di Desa Karama.
Sumber: release mahasiswa KKN Unasman Desa Karama




