Minggu , Juni 7 2020
Home / BERITA / Polisi Grebek Sabung Ayam Jenis “Lotteng”
Barang bukti berupa ayam yang disita saat penggrebekan judi sabung ayam

Polisi Grebek Sabung Ayam Jenis “Lotteng”

POLMAN, TAYANG9 – Saat pandemi Covid-19 melanda negeri ini dan pemerintah pun sudah mengeluarkan anjuran untuk tetap berada dirumah, sebagian masyarakat justru memanfaatkan momen ini untuk melakukan aksi perjudian sabung ayam jenis lotteng di jalan anoa Minggu, 19 April.

Kasat Reskrim Polres Polman AKP Saiful Isnaini mengatakan, ia mendapat informasi dari warga tentang adanya kegiatan judi sabung ayam bangkok di wilayah Polres Polman. Pihaknya langsung turun melakukan pembubaran dan mengamankan beberapa orang yang terduga melakukan tindakan perjudian.

“Kita amankan tujuh orang namun yang terbukti melakukan aksi perjudian hanya lima orang, jadi yang dua orang tersebut dipulangkan,” ucapnya yang ditemui di Polres Polman, Senin 21 April 2020.

Berikut pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Polman untuk menjalani proses hukum atas perbuatannya, antara lain SML (33) pekerjaan petani, Alamat Bumi Ayu, MLK (37) warga Kelurahan Madatte, IRN (34) DWS (49) dan SND (25) warga Kecamatan Wonomulyo.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa 3 ekor ayam Bangkok, 1 buah ring karet, 1 buah karpet, 2 buah ember dan uang tunai sebesar Rp 4. 453.000 dan 8 unit motor.

”Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Polman guna penyidikan lebih lanjut,” ujarnya. (rah)

About RAHMAYANI

Lahir dari keluarga petani di Padang Rura dan kini memilih hidup sebagai pembelajar sekaligus jurnalis yang aktiv mengelola rumah baca Sapo Baca Todakka di Manding

Check Also

Satu Nyawa Tak Tertolong, RSUD Majene Dianggap Tidak Maksimal

MAJENE, TAYANG9 – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan. Setelah dianggap …

Peduli Kaum Perempuan Terdampak Covid 19, Lentera Perempuan Mandar Beri Bantuan

Polman, Tayang9 – Akibat pandemi Korona atau COVID-19 yang terus mewabah, kondisi ini terus mengundang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]