Minggu , Juni 7 2020
Home / ADVETORIAL / Legislator Majene Ajak Kaum Milenial Tunjukkan Prestasi
Capt Paharuddin Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Majene, pada sebuah acara bersama pemuda Majene (fhoto: From Facebook)

Legislator Majene Ajak Kaum Milenial Tunjukkan Prestasi

MAJENE, TAYANG9 – Memberi perhatian kepada kaum muda atau lebih dikenal dengan sebutan kaum milenial saat ini, menjadi sebuah keharusan bagi pemerintah daerah untuk lebih memberikan ruang dalam berkreatifitas.

Hal itu diungkap oleh Capt Paharuddin, salah satu anggota dewan Kabuaten Majene kepada Media TAYANG9 beberapa waktu lalu. Menurutnya pemerintah Kabupaten Majene mesti lebih membuka ruang bagi kaum muda di daerahnya.

“Kaum milenial wajib menjadi perhatian pemerintah, karena mereka tentu memiliki ide dan gagasan yang cemerlang. Namun tentu sifatnya yang positif. Dan itu penting agar bisa diakomodir dalam program atau kegiatan yang sifatnya untuk menunjang. Sebab mereka adalah aset yang sangat berharga bagi daerah”, ungkap Paharuddin.

Paharuddin yang juga Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Majene ini, menceritakan jika dirinya pernah menjadi bagian dan terlibat kepemudaan dalam hal ini organisasi karang taruna. Dirinya menyebutkan, jika dulunya Karang Taruna pada masanya, sangatlah aktif dan sering mewakili Kabuapten Majene dalam kegiatan kepemudaan di luar daerah.

“Kami pernah diutus mewakili kabupaten Majene untuk berkunjung ke Kabupaten Maros. Waktu itu, saya bersama dengan Wakil Bupati Majene sekarang, Pak lukman. Disana kami bertukar informasi dan diberi pelatihan usaha”, bebernya.

Selain itu, lanjut Paharuddin, lepas pelatihan disana dirinya bersama anak-anak muda Majene kala itu, mereka diberi sertifikat dan dibekali dengan alat-alat kerja sebagai penunjang jika ingin membuka usaha.

“Jadi tujuannya, agar kami setelah berkunjung di sana (Maros pen.), kami diharapkan setelah kembali di daerah, kami bisa mengembangkannya dengan membuka peluang usaha” terang Paharuddin dengan semangat.

Lebih jauh Paharuddin menjelaskan, bahwa saat sekarang ini, kaum milenial penting untuk diwadahi dengan berbagai kegiatan yang bisa mengembangkan bakatnya. Tujuannya agar mereka untuk terhindar dari kegiatan-kegiatan negatif.

“Penting buat mereka diberikan kesibukan yang posittif, seperti di bidang seni, olahraga atau lainnya. Sehingga ruang untuk hal-hal negatif dalam pergaulannya menjadi sempit”. Jelas legislator dari Partai Hanura ini

Selain itu, tambahnya, semua lini mesti berperan, tidak hanya pemerintah saja. Utamanya untuk menghindari kaum milenial agar tidak terjerumus dan terlibat dalam kasus narkoba. Hal ini bisa merusak generasi muda sebagai masa depan daerah.

“Dukungan masyarakat dan semua pihak sangat dibutuhkan, sebab jika mengandalkan penegak hukum saja tentu itu tidak cukup. Jadi mari bersama membangkitkan semangat kamu milenial agar bisa berprestasi di segala bidang. Dan tidak bisa dipungkiri mereka pun bisa menjadi wakil rakyat dan benar-benar bisa menjadi ladang pengabdian buat mereka. saya rasa itu lebih keren,” tutup Paharuddin. (**)

About EDITOR

Redaksi Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Surel: tayangssembilan@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Check Also

Satu Nyawa Tak Tertolong, RSUD Majene Dianggap Tidak Maksimal

MAJENE, TAYANG9 – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan. Setelah dianggap …

Peduli Kaum Perempuan Terdampak Covid 19, Lentera Perempuan Mandar Beri Bantuan

Polman, Tayang9 – Akibat pandemi Korona atau COVID-19 yang terus mewabah, kondisi ini terus mengundang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]