Selasa , Juni 2 2020
Home / ADVETORIAL / Habsi : Kita Ingin Maksimalkan Pembayaran Zakat Khususnya Bagi ASN
Saat Bupati Mamuju Habsi Wahid melakukan prosesi pembayaran zakat.

Habsi : Kita Ingin Maksimalkan Pembayaran Zakat Khususnya Bagi ASN

Mamuju – Tayang9 – Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid mengatakan, bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju, diharapkan dapat menjadi contoh terhadap masyarakat, dalam pembayaran zakat.

Menurut Habsi Wahid, pihaknya dilingkup Pemkab Mamuju berkeinginan untuk memaksimalkan pembayaran zakat, terkhusus bagi para ASN dilingkup Pemkab.

“Kita ingin memaksimalkan pembayaran zakat khususnya bagi Pegawai Negeri Lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju, baik itu Zakat Fitrahnya, Zakat Mall nya bisa dibayar melalui Badan Amil Zakat sehingga  kita harapkan dapat mencontoh apa yang dilakukan ASN kita” ucap Habsi, usai menghadiri acara Pemkab Mamuju berzakat melalui Baznas di Ruang Pola Kantor Bupati, Kamis, 23/05/19.

Pada acara dengan tema Keteladanan Zakat Pemimpin program zakat serentak tersebut, pembayaran zakat dimulai dengan Bupati selaku Pimpinan tertinggi di Kabupaten Mamuju menyerahkan zakat kepada petugas Baznas yang dipimpin oleh Arifin HP Dara.

Setelah Bupati dilanjutkan Wakil Bupati yang menyerahkan Zakat profesi, kemudian Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju, Beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ASN dalam Lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju.

Untuk diketahui, sesuai Hasil Keputusan Rapat tentang Penetapan Zakat Fitrah TaHUN 1440 H/ 2019 M. besaran zakat fitrah yakni, 4 liter beras per jiwa. Jika di nilai dengan uang maka rinciannya, Beras Merah  seharga 16.000 dikali 4 liter  jadi 64.000 / jiwa, Beras Premium (Presiden Rice, Beras Teratai, Beras Putri Duyung, Beras Putri Bugis, Beras 42, Beras Nurmadinah, Beras Maleo, Beras Ayam Jantan) seharga 14.000 dikali 4 liter jadi 40.000 / jiwa, Beras Medium (Beras Mawar Melati, Beras Sinar Madinah, Beras Ciliwung, Beras Ayam Jago, Beras Nanas, Beras Naruto, Beras Bambu, Beras Walet, Beras Mawar Merah, Beras Bagong) seharga 9.000 dikali 4 liter jadi 36.000. (*/FM) 

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Pelayanan RSUD Majene Dianggap Tidak Maksimal, Nyawa Seorang Warga Somba Tidak Tertolong

MAJENE, TAYANG9 – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan. Setelah dianggap …

Peduli Kaum Perempuan Terdampak Covid 19, Lentera Perempuan Mandar Beri Bantuan

Polman, Tayang9 – Akibat pandemi Korona atau COVID-19 yang terus mewabah, kondisi ini terus mengundang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]