Minggu , Juni 7 2020
Home / BERITA / DPD II Golkar Polman Sepakat Tak Beri Dukungan Kepada Kandidat di Musda, Begini Alasannya,
Fariduddin Wahid Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya Polewali Mandar

DPD II Golkar Polman Sepakat Tak Beri Dukungan Kepada Kandidat di Musda, Begini Alasannya,

POLMAN, TAYANG9 – Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar Provinsi Sulwesi Barat yang sedianya akan digelar tahun ini akhirnya tertunda hingga waktu yang tidak ditentukan, menyusul merebaknya wabah virus corona.

Menyikapi hal itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah II Partai Golkar Polewali Mandar, Fariduddin Wahid kepada koran online ini mengatakan, pengurus DPD II Polman sudah melakukan rapat pleno diperluas yang dihadiri oleh semua pengurus DPD, anggota fraksi dan pengurus kecamatan.

“Awal maret yang lalu kami melakukan rapat pleno diperluas dan melahirkan kesepakatan untuk tidak memberikan dukungan kepada siapapun kecuali ada rekomendasi atau petunjuk ke DPP” ungkapnya saat ditemui di sebuah kegiatan pada Kamis, 02 April 2020

Ia juga mengatakan DPD II Partai Golkar Polewali Mandar sepenuhnya taat terhadap keputusan Dewan Pengurus Pusat (DPP).



“Saat ini DPP sudah memberikan diskresi, atau keistimewaan kepada Bupati Mamuju Tengah, Aras Tammauni untuk maju sebagai salah satu kandidat calon ketua DPD I Golkar Sulawesi Barat” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, mengikuti perkembangan saat ini proses Musda DPD I Partai  Golkar Provinsi Sulbar, kemungkinan besar aklamasi atau musyawah mufakat. (rah)

About RAHMAYANI

Lahir dari keluarga petani di Padang Rura dan kini memilih hidup sebagai pembelajar sekaligus jurnalis yang aktiv mengelola rumah baca Sapo Baca Todakka di Manding

Check Also

Satu Nyawa Tak Tertolong, RSUD Majene Dianggap Tidak Maksimal

MAJENE, TAYANG9 – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan. Setelah dianggap …

Peduli Kaum Perempuan Terdampak Covid 19, Lentera Perempuan Mandar Beri Bantuan

Polman, Tayang9 – Akibat pandemi Korona atau COVID-19 yang terus mewabah, kondisi ini terus mengundang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]