Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Gubernur Sulbar Dukung Inovasi DESTANA Berbasis Kolaborasi

MAMUJU, TAYANG9 – Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, memperoleh dukungan penuh dari Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, terhadap pelaksanaan Proyek Perubahan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Berbasis Kolaborasi.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat saat menerima Kalaksa BPBD Sulbar di ruang kerja Gubernur Sulawesi Barat, Kamis (18/6/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan implementasi Proyek Perubahan DESTANA Berbasis Kolaborasi, sebuah inovasi yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam menghadapi ancaman bencana melalui sinergi berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, maupun komunitas masyarakat.
Proyek Perubahan DESTANA Berbasis Kolaborasi dihadirkan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana serta membangun budaya sadar risiko di tingkat desa. Pendekatan kolaboratif dinilai penting untuk mengoptimalkan sumber daya dan peran seluruh pihak dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Dalam pertemuan tersebut, Kalaksa BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah memaparkan konsep, tahapan pelaksanaan, serta manfaat yang akan diperoleh masyarakat melalui program DESTANA Berbasis Kolaborasi.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka memberikan dukungan dan apresiasi atas inovasi yang dikembangkan BPBD Sulbar karena sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan ketangguhan masyarakat sebagai salah satu prioritas. (rls)
sumber: Humas Sulbar




