Madatte Arts Siap Tampil di Malam Penutup Pekan Sastra Sulbar 2026

POLMAN, TAYANG9 – Komunitas Rumah Budaya Nusantara (RBN) Madatte Arts menyatakan kesiapannya untuk tampil pada malam penutupan Pekan Sastra Provinsi Sulawesi Barat 2026 yang digelar di Baruga Boyang Kaiyyang, Kompleks UPTD Taman Budaya dan Museum (TBM), Buttu Ciping, Desa Batulaya, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar.
Perhelatan yang diinisiasi UPTD Taman Budaya dan Museum (TBM) di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat ini mengusung tema “Tubuh Kata: Tradisi Lisan, Tubuh dan Suara Masa Kini”. Tema tersebut mengajak masyarakat untuk kembali mengeksplorasi kekuatan kata yang tidak hanya hadir dalam bentuk tulisan, tetapi juga hidup melalui suara, tubuh, dan berbagai ekspresi seni.
Pada penampilannya nanti, Madatte Arts akan membawakan sejumlah musikalisasi puisi, termasuk puisi karya almarhum Nurdahlan Jirana yang hingga kini belum pernah diterbitkan dalam bentuk buku. Selain itu, kelompok seni tersebut juga akan memperkenalkan beberapa karya baru yang dipersiapkan khusus untuk malam penutupan Pekan Sastra Sulbar 2026.
Vokalis Madatte Arts, Nawawy, mengatakan seluruh personel terus mematangkan persiapan agar dapat memberikan penampilan terbaik kepada penonton.
“Kami terus mendorong intensitas latihan karena ada beberapa karya baru yang akan kami tampilkan. Kami ingin memberikan pertunjukan yang maksimal sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap karya-karya sastra yang kami angkat melalui musikalisasi puisi,” ujar Nawawy. Kamis (16/07).
Penampilan Madatte Arts kali ini juga cukup dinantikan oleh para penggemarnya. Salah satunya, Muhammad Faisal, yang mengaku sudah lama menantikan penampilan kelompok seni tersebut.
“Sudah lama saya tidak menyaksikan Madatte Arts tampil dengan formasi seperti sekarang. Apalagi mereka akan membawakan karya-karya baru. Tentunya ini sangat sayang untuk dilewatkan,” kata Faisal.

Madatte Arts dikenal sebagai komunitas seni yang kerap memadukan sastra, musik dalam penampilannya. Kehadiran mereka di Pekan Sastra Sulawesi Barat 2026 diharapkan menjadi salah satu sajian yang memperkaya rangkaian kegiatan sekaligus memperkuat upaya pelestarian sastra dan budaya lokal melalui pendekatan yang dekat dengan generasi masa kini.
Pekan Sastra Provinsi Sulawesi Barat 2026 di gelar mulai 16-18 Juli 2026,menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari lomba cipta puisi, lomba monolog dan pertunjukan seni, hingga kolaborasi lintas komunitas yang melibatkan sastrawan, budayawan, seniman, pelajar, dan masyarakat umum. Ajang ini menjadi ruang bersama untuk merawat tradisi lisan sekaligus mendorong perkembangan sastra dan kebudayaan di Sulawesi Barat.




