Menjadi Jantung Kompetensi, SMKN 1 Sumarorong Gelar UKK ke-19 Gandeng Penguji Industri

SUMARORONG, TAYANG9 – Sebagai upaya memastikan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja, SMK Negeri 1 Sumarorong kembali menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) tahun 2026.
Kepala SMKN 1 Sumarorong, Arnoldus, S.Pd, M.Pd, menegaskan bahwa UKK bukan sekadar rutinitas pemenuhan kurikulum, melainkan instrumen krusial dalam mengukur ketajaman skill siswa kelas XII sebelum mereka melangkah keluar dari gerbang sekolah.

“UKK adalah jantungnya materi di SMK. Di sinilah kompetensi ideal siswa diuji dan dibuktikan. Ini merupakan syarat wajib bagi siswa kejuruan untuk dinyatakan memenuhi standar kelulusan,” ujar Kepala Sekolah saat ditemui media di lingkungan sekolah, Rabu (11/03).
Pelaksanaan UKK kali ini, lanjut Arnoldus, merupakan yang ke-19 bagi SMKN 1 Sumarorong. Untuk menjaga objektivitas dan standar kualitas, sekolah menghadirkan tim penguji eksternal yang berasal langsung dari dunia industri.
“Ini dilakukan agar kemampuan peserta didik dapat diukur sesuai dengan kebutuhan riil pasar kerja saat ini. Berdasarkan penilaian para penguji eksternal di tahun-tahun sebelumnya, kompetensi siswa SMKN 1 Sumarorong konsisten berada pada level “Baik”. ,
Ungkapnya.
Menurut Arnoldus, pada pelaksanaan UKK tahun 2026 ini ada yang istimewa, dimana Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat, dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulbar, Bapak Muhammad Nehru Sagena, S.IP., M.Si, dan Kepala Bidang SMK, Dr. Hidayat, M.Pd, memberikan perhatian besar di kegiatan UKK dengan turut serta mengambil peran langsung dalam struktur kepanitiaan sebagai pengawas.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Kepala Dinas dan Bapak Kabid SMK dalam kepanitiaan ini dengan menugaskan pengawas Bapak Marthen, S.TP, selaku pengawas SMK di Mamasa, untuk melihat langsung proses UKK. Hal ini membuktikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulbar melalui Dinas Pendidikan memberikan perhatian yang sangat besar bagi kemajuan SMK,” tambah Kepala Sekolah.
Sementara itu, Ketua Panitia UKK SMKN 1 Sumarorong, Marthinus Paotonan, S.Pd, menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan ujian kompetensi keahlian tahun ini berjalan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan. Kegiatan yang menjadi parameter utama kualitas siswa kejuruan ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 9 hingga 13 Maret 2026.
“Rangkaian UKK di SMKN 1 Sumarorong dimulai dengan pengecekan instrumen oleh pengawas, dilanjutkan dengan ujian praktik di masing-masing jurusan dengan soal yang disesuaikan dengan paket keahlian pilihan”, jelas Marthinus.
Selain itu juga dia menjelaskan, UKK Tahun 2026 diikuti oleh seluruh siswa kelas XII setelah melaksanakan PKL di Industri. Para peserta didik mengikuti ujian dengan penuh tanggung jawab dan menunjukkan kemampuan serta keterampilan sesuai dengan kompetensi keahlian masing-masing.
“Peserta UKK dari Kelas XII diberbagai kompetensi keahlian yang ada di sekolah. Materi ujinya secara umum dirancang berbasis praktik dan proyek kerja, sehingga siswa dituntut menunjukkan kemampuan secara nyata mulai dari tahap perencanaan, proses pengerjaan, hingga penyelesaian akhir sesuai prosedur kerja yang berlaku di indsutri”, ujarnya.
Diakhir Marthinus menegaskan, jika hasil UKK bisa mengukur kemampuan diri siswa dan meningkatkan kepercayaan diri sebelum terjun ke dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Selaku Ketua Panitia Saya mengucapkan terima kasih serta apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, penguji internal maupun eksternal, serta semua pihak yang telah bekerja sama sehingga pelaksanaan Ujian Kompetensi Keahlian dapat berjalan tertib dan lancer serta mengucapkan selamat kepada peserta didik yang melaksanakan UKK, semoga melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis dan berkarakter, tetapi juga memiliki mental profesional yang siap bersaing di dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang pesat”, tutupnya. (**)




