BERITASTRAIGHT NEWS

Usman: Mahasiswa Hendaknya Terlibat Aktiv Awasi Pemilu

TAYANG9-Mahassiwa sebagai agen perubahan hendaknya terlibat aktiv dalam segenap aktivitas kepemiluan, tidak terkecuali dalam hal pengawasan penyelenggaraan pemilu tahun 2019.

Demikian disampaikan Usman, Kordiv Hukum dan Data Informasi Bawaslu Polewali Mandar kepada media ini, beberapa saat seusai tampil sebagai pemateri dalam acara Focus Group Discussion (FGD) bertema Peran Media Online Meredam Potensi Konflik 2019 yang dihelat oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polewali Mandar bekerjasama dengan Polda Sulawesi Barat di salah satu hotel di Polewali.

“Harapan kita, bagaimana mahasiswa mampu terlibat aktiv menyosialisasikan suksesnya pemilu 2019, salah satunya adalah terlibat menghibau masyarakat untuk tidak golput. Terlebih sebagai pemilih millenial hendaknya mahasiswa menjadi contoh baik dalam perannya sebagai agen perubahan ditengah masyarakat,” beber Usman.

Selain itu, Usman yang juga dikenal sebagai aktivis HMI mengatakan, dalam meredam konflik 2019, utamanya jelang dan setelah hari H Pemilu peran media adalah sesuatu yang niscaya. Karenanya penting media online, media cetak dan elektronik memberikan informasi yang mencerahkan.

“Media online dan media cetak serta elektronik sebagai sumber informasi juga hendaknya sebagai penetralisir sekaligus penengah. Media itu harus mampu mengedepankan independensi dalam memberitakan suatu peristiwa,” ujar Usman.

Dalam acara yang dihadiri berbagai elemen, termasuk mahasiswa itu, Usman juga menjelaskan, potensi konflik dalam pemilu 2019 terutama di hari H. Karenanya pengawasan dan peran bawaslu amatlah penting untuk terlibat dalam meminimalisir pelanggaran. “Sadar dengan kenyataan itulah, maka, kami intinya bawaslu melakukan kemitraan dengan beragam elemen, tidak terkecuali dengan media untuk menyukseskan pemilu,” urainya.

Dalam kesempatan itu, masih menurut Usman pihaknya juga tidak luput menjelaskan seputar tata cara pelaporan dan penanganan pelanggaran, serta himbauan kepada peserta yang hadir di acara itu, untuk tidak terlibat dengan money politik dan ASN tetap menjaga netralitas.

“Selain menghimbau untuk tidak terlbat plitik uang, dan netralitas ASN, saya juga menyetir Pasal 280 Undang-undang nomor 7 tahun 2017 yang memuat tentang sejumlah larangan dalam kampanye. Intinya melalui kegiatan tadi, saya minta agar mahasiswa sebagai bahagian dari masyarakat untuk bisa menjadi mitra Bawaslu dalam melakukan pengawasan serta sama-sama memerangi money politik termasuk bahayanya politisasi sara,” kunci Usman.

REDAKSI

Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button