Rabu , Oktober 21 2020
Home / BERITA / Unasman Lepas Mahasiswa KKN Multimatik Berbasis Karya Pengabdian

Unasman Lepas Mahasiswa KKN Multimatik Berbasis Karya Pengabdian

POLMAN, TAYANG9 – Ditengah pandemi covid-19 dan era new normal, Universitas Al-Asyariah Mandar memberangkatkan peserta Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) multimatik Angkatan XXXIII beberapa waktu lalu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan ini berlangsung 40 hari terhitung dari tanggal pemberangkatan.

Salah satu lokasi program Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) Universitas Al-Asyariah Mandar Angkatan XXXIII tahun 2020 berada di Desa Ambopadang, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar. Program ini melibatkan mahasiswa dari 3 program studi (prodi) yaitu Pendidikan Pancasila dan Kewarnegaraan, Bahasa Indonesia, serta Program studi Matematika.

Program pengabdian Kuliah Kerja Nyata (KKN) sangat penting bagi mahasiswa sebagai proses tahap akhir kuliah, juga sebagai upaya untuk memberikan edukasi ke masyarakat terkhusus dibidang pendidikan, melalui produk karya pengabdian yang akan diterapkan nantinya di lokasi KKN.

Kegiatan ini oleh pihak kampus telah melaksanakan tahap pembekalan untuk yang kedua kalinya. Pada pembekalan pertama dilaksanakan dengan proses tatap muka dengan pembimbing, DPL dan peserta KKN yang berjumlah 11 orang  yang telah ditunjuk LPPM. Kemudian pembekalan kedua yang diikuti seluruh mahasiwa peserta KKN berbasis daring yang dirangkaikan dengan pelepasan langsung ke lokasi oleh Rektor Universitas Al-Asyariah Mandar.

Salah satu kegiatan Mahasiswa di lokasi KKN

Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) multimatik covid-19 berbasis produk karya pengabdian di Desa Ambopadang yang melibatkan mahasiswa dari fakultas pendidikan Unasman lebih mengarah pada proses berjalannya pendidikan selama masa pandemi covid-19.

Nur Eka Dewi Aulia selaku koordinator desa di lokasi KKN mengatakan hal ini sangat berbeda pada pelaksanaan KKN sebelumnya dan ini pertama kalinya kegiatan KKN diberbagai universitas termasuk Unasman.

“Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi universitas dan mahasiswa khususnya di dunia pendidikan dimana harus menerapkan sistem yang berbeda untuk di masa pandemi ini,” terang Eka.

Ditemui terpisah, Abdul Asis selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Desa Ambo Padang, Kecamatan Tutar mengaku, jika pelaksanaan kegiatan KKN tahun ini harus mengikuti prosedur protokol kesehatan dan ini cukup berbeda dari yang tahun-tahun sebelumnya.

“KKN kali ini Mahasiswa tidak lagi menginap di lokasi, melainkan menjalankan program secara bertahap di desa atau lokasinya,” jelasnya. (*/rls)

About EDITOR

Redaksi Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Check Also

Pengurus LMND Eksekutif Kota Polewali Mandar Terbentuk

POLMAN, TAYANG9 – Akhirnya Ame terpilih sebagai ketua Pengurus eksekutif Liga mahasiswa Nasional untuk Demokrasi …

‘Manyang Mammis’ dan Kunjungan Tim NMC Pamsimas Pusat

POLMAN, TAYANG9 – Tenaga ahli WSS dari NMC Pamsimas Pusat Aan Juansyah saat berkunjung ke …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]