Sunday , November 17 2019
Home / BERITA / Soal Kriteria Ketua NU Sulbar, Sybli Sahabuddin : Rekam Jejak Kekaderan Harus Jelas
KH.Muhammad Sybli Sahabuddin, (Foto :Net)

Soal Kriteria Ketua NU Sulbar, Sybli Sahabuddin : Rekam Jejak Kekaderan Harus Jelas

Polewali – Tayang9 – Menyikapi munculnya Enam nama, yang dikabarkan akan maju sebagai calon Ketua Tanfidziyah NU Provinsi Sulawesi Barat, pada perhelatan Konferwil Ke-III mendatang, mantan Ketua PWNU Sulawesi Barat KH.Muhammad Sybli Sahabuddin angkat bicara.

Menurut Muhammad Sybli Sahabuddin, bahwa dalam mengisi posisi sebagai ketua Tanfidziyah di tubuh Nahdlatul Ulama, salah satu kriteria mendasarnya adalah memiliki rekam jejak yang jelas, serta memahami betul faham manhaj Al Nahdhiyah serta ideologi pergerakan NU itu sendiri.

“Rekam jejak kekaderannya harus jelas.Jangan karena ada Konferwil NU tiba-tiba jadi NU, paham manhaj Al nahdhiyah, dan ideologi kontemporer pergerakan NU,” ucap Muhammad Sybli Sahabuddin kepada Tayang9.com, Minggu, 14/07/19.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa tidak segelintir orang paham tentang Ahlusunnah Wal Jamaah namun belum tentu NU, namun kalau statusnya adalah kader maka dipastikan akan mengerti Aswaja Al nahdhiyah.

“Orang paham Aswaja belum tentu NU. Tapi NU sudah pasti ngerti Aswaja yang sekarang, sekarang menjadi Aswaja Al nahdhiyah,” ungkapnya.

Lebih lanjut anggota DPD-RI perwakilan Provinsi Sulawesi Barat tersebut juga mengharapkan, pelaksanaan Konferwil ke-III NU, menjadi momentum silaturahmi bagi Keluarga Besar Nahdatul Ulama (KBNU) Provinsi Sulawesi Selatan dan Barat.

“Harapan kita tentu agar Konferwil III, menjadi momentum yang tidak hanya sekedar memilih pimpinan wilayah NU Sulbar, tapi yang terpenting ajang ini bisa menjadi momentum silaturrahmi KBNU Sesulbar,” tutupnya.

Untuk diketahui, adapun 6 nama yang saat ini dikabarkan akan maju sebagai calon ketua Tanfidziyah PWNU Sulawesi Barat yakni, Imam Masjid Agung Syuhada Polewali Habib Fauzi, mantan Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin, Kepala Kanwil Kemenag Sulbar Muh. Muflih.B.Fattah, Ketua PCNU Polman M.Arsyad, Kadis Pemuda Olahraga Sulbar Muhammad Hamzih dan Kepala Kemenag Majene Adnan Nota.(FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Tiga Parpol Koalisi Potensi Tinggalkan Habsi – Irwan, Jayadi : PBB dan PKS Kita Akan Ajak

Mamuju – Tayang9 – Menanggapi adanya Tiga (3) Partai Politik (Parpol) koalisi yakni Demokrat, PBB …

Habsi Kembalikan Formulir Pendaftaran ke Gerindra

Mamuju – Tayang9 – Bakal calon petahana Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid, secara resmi mengembalikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]