Selasa , Juni 2 2020
Home / BERITA / Jalur Jalan Poros Besoangin Tutar Menyedihkan
KONDISI Jalan Poros Besoangin, Kecamatan Tutar yang telah begitu sangat memprihatinkan dan tak kunjung mendapatkan perhatian serius

Jalur Jalan Poros Besoangin Tutar Menyedihkan

TAYANG9-Menyedihkan. Itu kalimat yang pas untuk menggambarkan kondisi jalan poros Besoangin, Kecamatan Tubbi Taramanu (Tutar) Kabupaten Polewali Mandar. Jalan yang tampak sudah rusak berat dan sudah tidak lagi rata juga dipenuhi dengan lubang itupun menjadi pemandangan lumrah.

Akibatnya, sejumlah kendaraan yang lewat dan melalui jalan itu, tampak kepayahan dan sangat rentang terjebak bahkan rusak. Pantauan TAYANG9, Selasa 29 Mei lalu, jalan sepanjang kurang lebih lima kilo meter itu tampak hancur dan tidak lagi laik untuk dilewati kendaraan roda dua dan roda empat.

Idrus Arifin, sakah satu warga Desa Besoangin Utara, Kecamatan Tutbbi Taramanu berharap segera ada perbaikan jalan di jalur jalan menghubungkan wilayah pedalaman itu.

“Kapan yah, diperbaiki. Sudah lama kami meminta kepada pemerintah untuk segera dilakukan perbaikan, tapi entah kapan jalan kami ini diperbaiki. Dulu kami selalu memita kepada DPRD bahkan kepada gubernur dan bupati Polewali Mandar-pun setiap mereka datang berkunjung kami selalu meminta agar segera ada perbaikan, tapi sampai sekarang hasilnya masih jauh dari bayangan,” tutur Idrus Arifin. [**]

About ABDUL ASIS

Selain aktif menulis dan membaca, juga gandrung traveling dan konsern pada issu-issu alam dan lingkungan juga kemasyarakatan

Check Also

Pelayanan RSUD Majene Dianggap Tidak Maksimal, Nyawa Seorang Warga Somba Tidak Tertolong

MAJENE, TAYANG9 – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan. Setelah dianggap …

Peduli Kaum Perempuan Terdampak Covid 19, Lentera Perempuan Mandar Beri Bantuan

Polman, Tayang9 – Akibat pandemi Korona atau COVID-19 yang terus mewabah, kondisi ini terus mengundang …

One comment

  1. Lanjutkan Kanda.
    Teriakkan suara-suara keadilan dan perubahan, untuk Polewali Mandar tercinta.
    Sukses ki trus. Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]