Friday , September 20 2019
Home / BERITA / Lulusan Akmil Tahun 2000 Jabat Dandim 1402 Polmas
Foto bersama jajaran tamu undangan di acara lepas sambut Dandim 1402/Polmas.

Lulusan Akmil Tahun 2000 Jabat Dandim 1402 Polmas

Polewali – Tayang9 – Acara tradisi lepas sambut Dandim 1402/Polmas, dari Letkol Arh Dedi Setia Arianto ke Letkol Arh Hari Purnomo, S.Hub.int.,M.Han digelar di Baruga Mammesa Kodim 1402/Polmas, Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar. Selasa, 20/08/19.

Hadir dalam acara tersebut wakil Bupati Polman, Forkopimda Kabupaten Polman dan Mamasa, Tokoh Masyarakat, Tokoh agama, Para Perwira Staf, Danramil, Prajurit,  PNS TNI jajaran Kodim 1402/Polmas serta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVII Kodim 1402/Polmas.

Dalam sambutannya Letkol Arh Dedi Setia Arianto, menyampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak atas kerja sama, yang sudah terjalin.

“Saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada masyarakat Polman dan Mamasa semoga  semakin maju dan berkembang,” Ungkap Letkol Dedi Setia.

“Selama 22 Bulan menjalankan tugas tidak ada hambatan yang berarti, Semua dapat diselesaikan dengan baik yang berkaitan dengan tugas-tugas kodim,” ungkapnya.

Sementara Dandim 1402/Polmas yang baru, Letkol Arh Hari Purnomo, S.Hub.int.,M.Han dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terimakasih atas terselenggaranya acara Lepas Sambut ini yang penuh kehangatan dan keakraban.

Lebih lanjut Letkol Arh Hari Purnomo, S.Hub.int.,M.Han mengharapkan dukungan kepada semua pihak, baik dari jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) , serta segenap masyarakat Kabupaten Polman, dan Mamasa dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas di ruang lingkup Kodim 1402/Polmas.

“Kami juga mohon arahan, Bimbingan dari pak wakil bupati,  Dari semua unsur Forkopimda dalam melaksanakan tugas sebagai Dandim 1402/Polmas,” Ucapnya.

Selain itu ditegaskan Lulusan Akademi Militer Tahun 2000 itu, Bahwa Anggota Kodim kedepan harus menguasai tugas dan tanggung jawabnya.

“Bangun komunikasi yang efektif baik internal maupun eksternal dan menjadi tim atau kesatuan yang utuh serta laksanakan semua kegiatan secara terencana dan terstruktur,” Harapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Polewali Mandar  M Natsir Rahmat menyampaikan, terima kasih dan memberikan penghargaan yang setingi-tingginya, kepada Letkol Arh Dedi Setia Arianto atas jasa pengabdian, dedikasi serta prestasinya di Kabupaten Polman.

Menurut M Natsir Rahmat Letkol  Arh Dedi Setia adalah seorang peminpin yang kreatif, dan dalam forum koordinasi pimpinan daerah telah terjalin kerjasama yang harmonis serta bahu membahu, dalam mendorong terciptanya kondisi Polman yang sejuk, dinamis serta kondusif.

Wakil Bupati juga menyampaikan selamat Datang kepada Letkol Arh Hari Purnomo, S. Hub.int.,M.Han. di Kabupaten Polewali Mandar sebagai Dandim yang baru.

“Kami tentu berharap dapat terus bersinergi dan saling mendukung sehingga tercipta kabupaten polman yang aman, kondusif dan sejahtera,” tandasnya.(*)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Cara KPU Mamuju Berterimakasih ke Pemilih

Mamuju – Tayang9 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju menggelar kegiatan evaluasi pasilitasi kampanye …

Tiga Komisioner KPID Sulbar Mengikuti Sekolah P3SPS

Mamuju – Tayang9 – Sebanyak 35 orang peserta dari Lembaga Penyiaran, akademisi dan Komisioner KPID, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]