Friday , August 23 2019
Home / ADVETORIAL / Ketua Dewan Pers Sambangi Mamuju, Habsi Ajak Jajaran Bersinergi Dengan Media 
Saat Bupati Mamuju Habsi Wahid sambutan diacara pelatihan literasi media.

Ketua Dewan Pers Sambangi Mamuju, Habsi Ajak Jajaran Bersinergi Dengan Media 

Mamuju – Tayang9 – Pemerintah Kabupaten Mamuju, menilai kehadiran Ketua Dewan Pers Republik Indonesia Yosep Adi Prasetyo, sebagai pemateri dikegiatan literasi media oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Mamuju, dinilai sebagai angin segar, yang akan mengakhiri ketakutan aparat birokrasi pada media.

Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid mengatakan, meski profesi wartawan lebih banyak yang hadir sebagai sosial control, yang akan mengingatkan agar kinerja pemerintahan tetap baik, namun ia juga tidak menampik adanya oknum wartawan yang datang, hanya ingin menakut-nakuti aparat birokrasi utamanya para guru demi kepentingan pribadi mereka.

“Jadi kita patut berbangga kehadiran Pak Ketua Dewan Pers, ini tentu akan memberikan informasi dan pendidikan kepada aparat kita di Mamuju, tentang apa dan bagaimana wartawan itu seharusnya, sehingga kedepan kita tidak perlu lagi takut dengan wartawan, melainkan kita harus dapat bersinergi dengan mereka, dalam upaya menyebarkan informasi kepada masyarakat,” ucap Habsi dihadapan para peserta pelatihan, di Aula kantor Bupati Mamuju, Senin, 15/04/19.

Sementara itu di tempat yang sama Ketua Dewa Pers Yosep Adi Prasetyo menjelaskan, bahwa ketakutan Kepala Sekolah dan guru diakibat adanya Dana BOS yang cukup besar, serta Kepala Desa dengan dana desa yang juga banyak menjadikan para media abal – abal, melakukan berbagai cara demi mendapatkan uang dengan mengaku-ngaku sebagai wartawan.

“Jangan sampai ini terus terjadi, ingat bahwa pers memiliki kode etik, jadi jangan takut kalau ada yang seperti ini laporkan ke Dewan Pers atau Polisi,” tegas Yosep Adi Prasetyo.

Lain halnya kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Zulfadly Rasyid yang menuturkan, dengan adanya kegaitan ini dapat memberikan pemahaman, cara memahami tentang fungsi dari media itu sendiri, bagaimana program pemerintah melalui berita dapat tersampaikan kepada publik.

“Sehingga kegaitan ini yang dilaksanakan, untuk memberikan pendidikan dasar literasi media itu sendiri, semoga dengan kegitan ini bisa memberikan kita pengetahuan tentang dunia literasi media itu sendiri,” tutur Zulfadly Rasyid.

Untuk diketahui, pelatihan literasi tersebut selain menghadirkan Ketua Dewan Pers sebagai pemateri, agenda itu juga diikuti oleh para guru yang ikut menjadi peserta.(Advetorial ini hasil kerjasama dengan Pemkab Mamuju, melalui Dinas Komunikasi dan Persandian) 

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Ombudsman Sulbar Buka Pos Pengaduan di Kecamatan

Mamuju – Tayang9 – Dalam rangka memaksimalkan proses tindaklanjut penanganan pengaduan masyarakat, tim Penerimaan dan …

Di Forum Muktamar, PKB Mamasa Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

Polewali – Tayang9 – Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mamasa, dipastikan akan tetap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]