Selasa , Juni 2 2020
Home / BERITA / Hebat, Putra Polman Main di Liga Profesional Indonesia
Muh Fadli didampingi Brigpol Irham, S.Pdi. Sekretaris Federasi Futsal Provinsi (FFP) Sulbar

Hebat, Putra Polman Main di Liga Profesional Indonesia

HEBAT ! Tampaknya kata itulah yang paling tepat dan bisa mewakili pencapaian prestasi yang tengah dicatat dalam sejarah futsal Sulawesi Barat. Tak tanggung-tanggung, Muh Fadli Putra kelahiran Sekka-sekka Kecamatan Luyo Polewali Mandar ternyata mampu melukis sejarah emas olah raga yang banyak digandrungi generasi millenial itu. Itu ditandai lolosnya Muh. Fadli untuk ikut bermain di team Young Rior Sulawesi Selatan dalam Liga Futsal Profesional Indonesia 2018/2019.

Brigpol Irham, S.Pdi. Sekretaris Federasi Futsal Provinsi (FFP) Sulbar yang ditemui media ini di tengah kesibukannya, Kamis 13 Desember 2018 mengatakan, hal itu adalah kebanggan bagi Polewali Mandar dan Sulawesi Barat.

“Bermain diteam ini menandakan bahwa Futsal Sulawesi Barat terkhusus Polewali Mandar sudah mengalami peningkatan yang signifikan,” ujar Irham.

Dikatakan Irham, Muh Fadli yang merupakan anak Subhan salah satu staf kelurahan Batupanga ini sebelumnya bermain di team Futsal AIM Mitra Sejahtera dibawah binaan Bapak H. Ibrahim Masdar yang juga Ketua Dewan Kehormatan Asprov PSSI Sulbar.

“Ini menunjukkan bahwa team futsal binaan kita di Polewali Mandar tidaklah bisa dipandang sebelah mata, sekaligus ini menunjukkan bahwa tengah ada geliat nyata perkembangan potensi olah raga di daerah kita. Ini harus kita apresiasi bersama,” urai Irham.

Dikatakan Irham, dirinya amat bersyukur, karena Ketua Asprov PSSI Sulbar H. Agus Ambo Jiwa sangat merespon baik perkembangan futsal di Sulawesi Barat.

“Yah kita amat bersyukur dan berterima kasih kepada semua komponen, secara khusus kepada Bapak Agus Ambo Jiwa juga kepada Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar yang sungguh memperhatikan dan selalu memberikan sokongan dukungan kepada kita, sehingga capaian kita hari ini menjadi patut kita banggakan bersama,” ujarnya.

Irham melanjutkan, dengan adanya salah satu putra Sulbar yg bermain Liga Futsal Profesional Indonesia ini dapat menjadi motivasi buat generasi muda Sulbar terkhusus Polewali untuk bermain futsal.

“Dan bahkan, kini kita bisa lihat, betapa Ketua Dewan Kehormatan Asprov PSSI SulBar H. Andi Ibrahim Masdar sangat serius dan itu tampak dari sudah dimulainya pembangunan lapangan futsal bertaraf international di kawasan sport center Polewali Mandar. Jadi tidak ada lagi alasan ke depan untuk tidak kian mengembangkan kemampuan kita dalam bidang olah raga. Ke depan kita berharap bukan lagi satu dua orang anak-anak Sulbar yang bermain diteam Liga Profesional Indonesia. Tetapi kita berharap, khusus ada satu team liga asal Sulawesi Barat yang bisa bermain di Liga Futsal Proprofesional Indonesia nantinya,” kunci Irham yang juga tercatat sebagai salah satu angota Sat Lantas Polres Polman ini.

About EDITOR

Redaksi Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Surel: tayangssembilan@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Check Also

Pelayanan RSUD Majene Dianggap Tidak Maksimal, Nyawa Seorang Warga Somba Tidak Tertolong

MAJENE, TAYANG9 – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan. Setelah dianggap …

Peduli Kaum Perempuan Terdampak Covid 19, Lentera Perempuan Mandar Beri Bantuan

Polman, Tayang9 – Akibat pandemi Korona atau COVID-19 yang terus mewabah, kondisi ini terus mengundang …

One comment

  1. Sukses selalu dan terima kasih telah menorehkan tinta emas untuk sulbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]