Sunday , May 26 2019
Home / BERITA / Hebat, Putra Polman Main di Liga Profesional Indonesia
Muh Fadli didampingi Brigpol Irham, S.Pdi. Sekretaris Federasi Futsal Provinsi (FFP) Sulbar

Hebat, Putra Polman Main di Liga Profesional Indonesia

HEBAT ! Tampaknya kata itulah yang paling tepat dan bisa mewakili pencapaian prestasi yang tengah dicatat dalam sejarah futsal Sulawesi Barat. Tak tanggung-tanggung, Muh Fadli Putra kelahiran Sekka-sekka Kecamatan Luyo Polewali Mandar ternyata mampu melukis sejarah emas olah raga yang banyak digandrungi generasi millenial itu. Itu ditandai lolosnya Muh. Fadli untuk ikut bermain di team Young Rior Sulawesi Selatan dalam Liga Futsal Profesional Indonesia 2018/2019.

Brigpol Irham, S.Pdi. Sekretaris Federasi Futsal Provinsi (FFP) Sulbar yang ditemui media ini di tengah kesibukannya, Kamis 13 Desember 2018 mengatakan, hal itu adalah kebanggan bagi Polewali Mandar dan Sulawesi Barat.

“Bermain diteam ini menandakan bahwa Futsal Sulawesi Barat terkhusus Polewali Mandar sudah mengalami peningkatan yang signifikan,” ujar Irham.

Dikatakan Irham, Muh Fadli yang merupakan anak Subhan salah satu staf kelurahan Batupanga ini sebelumnya bermain di team Futsal AIM Mitra Sejahtera dibawah binaan Bapak H. Ibrahim Masdar yang juga Ketua Dewan Kehormatan Asprov PSSI Sulbar.

“Ini menunjukkan bahwa team futsal binaan kita di Polewali Mandar tidaklah bisa dipandang sebelah mata, sekaligus ini menunjukkan bahwa tengah ada geliat nyata perkembangan potensi olah raga di daerah kita. Ini harus kita apresiasi bersama,” urai Irham.

Dikatakan Irham, dirinya amat bersyukur, karena Ketua Asprov PSSI Sulbar H. Agus Ambo Jiwa sangat merespon baik perkembangan futsal di Sulawesi Barat.

“Yah kita amat bersyukur dan berterima kasih kepada semua komponen, secara khusus kepada Bapak Agus Ambo Jiwa juga kepada Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar yang sungguh memperhatikan dan selalu memberikan sokongan dukungan kepada kita, sehingga capaian kita hari ini menjadi patut kita banggakan bersama,” ujarnya.

Irham melanjutkan, dengan adanya salah satu putra Sulbar yg bermain Liga Futsal Profesional Indonesia ini dapat menjadi motivasi buat generasi muda Sulbar terkhusus Polewali untuk bermain futsal.

“Dan bahkan, kini kita bisa lihat, betapa Ketua Dewan Kehormatan Asprov PSSI SulBar H. Andi Ibrahim Masdar sangat serius dan itu tampak dari sudah dimulainya pembangunan lapangan futsal bertaraf international di kawasan sport center Polewali Mandar. Jadi tidak ada lagi alasan ke depan untuk tidak kian mengembangkan kemampuan kita dalam bidang olah raga. Ke depan kita berharap bukan lagi satu dua orang anak-anak Sulbar yang bermain diteam Liga Profesional Indonesia. Tetapi kita berharap, khusus ada satu team liga asal Sulawesi Barat yang bisa bermain di Liga Futsal Proprofesional Indonesia nantinya,” kunci Irham yang juga tercatat sebagai salah satu angota Sat Lantas Polres Polman ini.

About EDITOR

Alamat Redaksi: Boyang Nolpitu Berkat Pesona Manding Polewali Mandar Sulawesi Barat Surel: tayangssembilan@gmail.com Gawai: 0852 1316 2920

Check Also

Tim Putri SMAGA Women FC Polman Berlaga di Liga Ramadan Makassar

TAYANG9-Tim sepakbola putri SMAGA Women FC Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mengikuti kompetisi Liga Ramadan, …

Ketua Nasdem Mamasa Pastikan Gugatan AAS Diselesaikan di MK Partai

Mamuju – Tayang9 – Menyikapi adanya pemberitaan, terkait rencana gugatan kubu Calon Anggota DPR-RI Anwar …

One comment

  1. Sukses selalu dan terima kasih telah menorehkan tinta emas untuk sulbar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]