Tuesday , January 21 2020
Home / BERITA / GP.Ansor Nilai Kapolda Membiarkan Gerakan Eks HTI Tumbuh di Sulbar
Ketua PW.GP.Ansor Provinsi Sulawesi Barat Sudirman.Az.

GP.Ansor Nilai Kapolda Membiarkan Gerakan Eks HTI Tumbuh di Sulbar

Mamuju – Tayang9 – Ketua Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (GP.Ansor) Provinsi Sulawesi Barat Sudirman.Az, mengaku sangat menyesalkan langkah pihak kepolisian, dalam hal ini Polda Sulbar, yang telah membolehka para Eks Hizbu Tahrir Indonesia (HTI), untuk melaksanakan aksi demonstrasi di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, Minggu, 08/12/19.

Sejumlah massa aksi yang menggelar Unras di Anjugan Pantai Manakarra Mamuju.

Menurut Sudirman.Az, pihaknya secara kelembagaan di GP.Ansor khususnya di Sulawesi Barat, sangat kecewa terhadap jajaran kepolisian, lantaran dinilai seakan memberi ruang bagi para eks HTI, untuk membangun gerakannya.

“Kami dari pengurus wilayah Gp Ansor Sulbar sangat kecewa kepada pihak kepolisian, dalam hal ini Bapak Kapolda Sulawesi Barat, yang terkesan melakukan pembiaran terhadap perkembangan gerakan Eks HTI di Sulbar. dengan memperbolehkan, atas aksi yang dilakukan oleh Eks HTI itu, sama halnya membiarkan tumbuh kembangnya Eks HTI di sulawesi barat,” ucap  Sudirman Az, melalui press rilisnya.

Selain itu, ia juga menambahkan GP. Ansor sebelumnya secara kelembagaan, telah melakukan atau berkoordinasi ke jajaran Polda Sulbar, guna mewanti – wanti rencana gerakan yang akan dilakukan oleh Eks HTI namun hal itu justru tidak direspon oleh kepolisian.

“Dua hari yang lalu, kami sudah sampaikan kepada pihak intel kepolisian bahwa tidak apa-apa memberikan izin yang penting mematuhi SOP yang ada, seandainya pun mereka diberi izin maka tidak boleh membawa bendera selain bendera merah putih, tapi nyatanya itu tidak diindahkan, sesuai yang kita saksikan tadi di pantai, ada bendera yang dikibarkan selain merah putih dan atribut – atribut lainnya,” tutupnya.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Salut!! Bantu Korban Bencana Alam, HMSS Gelar Aksi Penggalangan Dana

MAJENE, TAYANG9 – Para Pemuda dan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Satu Sendana (HMSS) …

Gelombang Tinggi Menerjang, Warga Somba Mulai Cemas

MAJENE, TAYANG9 – Hampir sepekan ini cuaca buruk melanda wilayah pesisir Kabupaten Majene, terutama di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]