Friday , September 20 2019
Home / ADVETORIAL / Gandeng PAP, Lurah Karema Sulap Sampah Menjadi Berdaya Guna
Kepala Kelurahan Karema Rahmat Nur.

Gandeng PAP, Lurah Karema Sulap Sampah Menjadi Berdaya Guna

Mamuju – Tayang9 – Kepala Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju Rahmat Nur,menggandeng Professores Art Production (PAP) yang merupakan lembaga yang konsen terhadap lingkungan, pendidikan dan pemberdayaan, untuk mengubah sampah menjadi lebih berdaya guna dan memiliki nilai ekonomis.

Menurut Fouder dan ceo PAP Fatma, mengaku sangat antusias atas atensi yang diberikan lurah, untuk melakukan pembinaan bagi kalangan remaja puteri dan ibu – ibu di Kelurahan, dan ia juga optimis target untuk memberikan pengetahuanpada masyarakat, untuk memanfaatkan sampah menjadi barang yang bernilai ekonomis akan dapat terwujud terlebih  jika didukung oleh pemerintah.

“Kita akan bantu supaya ibu-ibu juga selain mengatasi persoalan sampah,bisa juga membantu keuangan keluarga dengan membuat kerajinan dari barang bekas” ucap Fatma, di acara pelatihan ibu-ibu di Kantor Lurah Karema, Selasa,13/08/19.

Sementara itu di tempat yang sama, Lurah Karema Rahmat Nur mengaku sangat bersemangat, untuk terus menggalakkan pelatihan serupa diwilayah kerjanya.

“Mengingat selain dapat membantu warga dari aspek ekonomi, juga sekaligus dapat mendorong suksesi gerakan Mamuju Mapaccing yang terus di gaungkan oleh pemkab Mamuju,” ungkap Rahmat.

Untuk diketahui, selain melatih pembuatan kerajinan, lebih teknis PAP juga melayani pembelian beberapa jenis sampah plastik dengan harga yang cukup kompetitif, seperti sampah koran bekas Rp.700 perkilo gram,jerigen bekas oli 2000 perkilo gram, sampah karung semen 500 perkilo gram, dan beberap jenis sampah lain, yang juga dapat ditukarkan dengan barang bermanfaat, di depo PAP yang berada di belakang kantor Bupati Mamuju.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Cara KPU Mamuju Berterimakasih ke Pemilih

Mamuju – Tayang9 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju menggelar kegiatan evaluasi pasilitasi kampanye …

Tiga Komisioner KPID Sulbar Mengikuti Sekolah P3SPS

Mamuju – Tayang9 – Sebanyak 35 orang peserta dari Lembaga Penyiaran, akademisi dan Komisioner KPID, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]