BERITASTRAIGHT NEWS

Diberhentikan Dari Kepengurusan Golkar Sulbar, Muslim Fattah : Saya Terkejut

Polewali – Tayang9 – Resmi diresuffle,  atau mendapat pemecatan dari kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Sulawesi Barat, A.Muslim Fattah angkat bicara.

Menurut A.Muslim Fattah, dirinya mengaku sangat terkejut atas adanya pemecatan terhadap dirinya, dikarenakan dirinya tidak mendapat undangan rapat, dan selama menjadi pengurus di internal partai Golkar sejak tahun 2004 silam, namanya selalu masuk di jajaran pengurus harian.

“Jadi saya juga terkejut, karena tiba-tiba saya tidak mendapat undangan untuk mengikuti rapat. Walaupun saya konfirmasi ternyata memang saya sudah tidak diakomodir dikepengurusan DPD Partai Golkar Sulawesi Barat, yang selama ini sejak tahun 2004 sampai terakhir itu sya konsisten tidak pernah, tidak jadi pengurus harian,” ucap Muslim.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa dalam menyikapi adanya pemecatan terhadap dirinya tersebut, pihaknya akan melakukan upaya klarifikasi penyebab utama sehingga namanya tidak dimasukkan lagi dalam kepengurusan baru hasil ressufle.

“Pertama saya ingin mengklarifikasi, apa yang menyebabkan saya diberhentikan,  artinya tidak masuk lagi dikepengurusan ressufle itu, tentu ada alasannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut mantan Ketua PLT DPD II Partai Golkar Kabupaten Polewali Mandar itu juga menerangkan, bahwa selama ini dirinya tercatat sebagai kader yang konsisten dengan keputusan partai, sehingga atas dasar itu namanya selalu ditempatkan pada posisi strategis di tubuh partai pohon beringin.

“Saya ini kan selama di Partai Golkar, tercatat sebagai kader yang konsisten pada keputusan-keputusan partai, sehingga itulah saya selalu ditaruh pada jabatan-jabatan strategis, seperti ketua badan pemenangan Pemilu, pernah ka Sekertaris badan pemenangan Pemilu, pernah jadi wakil ketua bidang kaderisasi, terakhir ini saya Wakil Ketua bidang Organisasi dan daerah,” terangnya.

Muslim juga menuturkan, bahwa tidaklah mudah mendapatkan capaian-capaian posisi yang pernah dijabatnya selama di partai Golkar, sehingga dengan dipecatnya dari kepengurusan DPD hal tersebut merupakan pukulan bagi dirinya, belum lagi selama ini ia tidak mendapatkan teguran, sehingga ia berencana dalam waktu dekat, akan melakukan upaya klarifikasi terhadap tudingan yang dilayangkan pada dirinya itu.

“Tentu tidak semudah itu diberikan jabatan itu kalau orang ini PDLT nya tercelah,atau tidak memenuhi standar. Ini tentu jadi pukulan bagi saya, yang selama ini mengawal itu, marwah partai itu, untuk seluruh kader Partai Golkar, kok saya mengalami hal yang seperti itu. Sementara saya sendiri sampai hari ini tidak pernah merasa mendapat teguran, dan sebagainya.Mudah-mudahan ini dalam waktu dekat minta waktu untuk mengkalirifkasi apa yang menjadi tuduhan – tuduhan kepada saya, terkait dengan itu,” tutupnya. (FM)

MASDAR KAPPAL

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button