Friday , February 28 2020
Home / BERITA / Berlabuh di Perairan Mamuju, 4 Kapal Asing Diperiksa Lanal dan Imigrasi
Foto salah satu kapal asing yang diperiksa oleh Lanal dan Imigrasi Mamuju.

Berlabuh di Perairan Mamuju, 4 Kapal Asing Diperiksa Lanal dan Imigrasi

Mamuju – Tayang9 – Kantor Imigrasi Kabupaten Mamuju, yang bekerjasama dengan Lanal Mamuju melakukan pemeriksaan keimigrasian pada awak kapal yacht yang berlabuh di depan Pantai Manakarra Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Kamis, 12/09/19.

Danlanal Mamuju Letkol Laut (P) Fahrul mengatakan, bahwa kapal Yacht tersebut tiba dan berlabuh di perairan Kota Mamuju tepatnya di depan Pantai Manakarra, Rabu,11/09/19. malam.

“Kami dari Lanal Mamuju, akan terus membantu tugas imigrasi, dan berkoordinasi terkait masalah keimigrasian, untuk melakukan pengecekan dokumen sesuai prosedur yang berlaku, khususnya yang berkaitan dengan laut,” ucap Letkol Laut (P) Fahrul.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa setiap kapal yacht masing-masing berawak 2 orang. dan Kapal Yatch tersebut datang dari berbagai negara diantaranya Singapura, Inggris, Swetzerland dan New Zealand.

“Adapun kapal Yacht yang diperiksa yacht EN Dian, Yacht SV Temptres Of Down, Yacht SV Javerne dan Yacht SV Mai Tai. Keempat kapal tersebut dikabarkan menepi di Mamuju karena mulai menipisnya bahan logistik. Pihak Imigrasi Mamuju mengatakan bahwa pasport yang digunakan adalah pasport wisata, serta dokumen pasport masih berlaku. Keberadaan kapal-kapal Yacht di Mamuju diperkirakan antara 3 sampai 4 hari untuk mengisi kebutuhan logistik,” tutupnya.(RIL/LAJU/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Hari Ini, Aksi Solidaritas Atas Insiden Penganiayaan Warga Polman di Papua Akan Digelar

POLMAN, TAYANG9 — Rencananya ratusan masyarakat dari berbagai elemen yang tergabung dalam Aksi solidaritas dan …

KNPI Polman Minta Kapolri Tuntaskan Kasus Penganiayaan Warga Polman di Papua

POLMAN, TAYANG9 –  Ketua DPD (Dewan Pengurus Daerah) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Polewali …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]