MURSYID SYUKRI

MURSYID SYUKRI

Aktif dalam pergerakan seni budaya Mandar dan serius menghibahkan waktunya sebagai Ketua Sekolah Adat Adolang Pamboang
  • MURSYID SYUKRI

    Pesan Kakek Tentang Merdeka

    BETUL memang mungkin kebanyakan kita kini secara fisik sudah merdeka. Tetapi tak berarti perjuangan telah berhenti. Karena medan juang generasi kini telah bergeser. Bukan lagi di hutan dan rimba, tetapi di dalam diri kita sendiri. Kita harus merdeka dari ego, agar dada cukup lapang untuk mencintai. Kita harus merdeka dari sombong, agar lisan cukup lembut untuk menghargai. Kita harus merdeka…

    Read More »
  • KOLOM

    Maulid Rumpun Poralle di Salabose: Tradisi yang Bertahan di Tengah Keterbatasan  

    SISA sepekan lagi, tepatnya Selasa, 25 Agustus 2026, masyarakat Rumpun Poralle Salabose, Kabupaten Majene, kembali akan melaksanakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Salabose. Bagi sebagian orang, perayaan ini mungkin hanya terlihat sebagai agenda keagamaan tahunan. Namun bagi masyarakat Poralle Salabose, Maulid bukan sekadar seremonial. Ia adalah warisan sejarah, tradisi, identitas, spiritualitas, sekaligus kebudayaan yang diwariskan lintas generasi. Ketika Maulid…

    Read More »
  • KOLOM

    Menyulam Kembali Passemandarang: O Dzi Adza, O Dzi Biasa

    ADAT merupakan salah satu pilar utama yang membentuk identitas suatu masyarakat. Dalam perspektif antropologi, adat tidak hanya dipahami sebagai serangkaian upacara atau tradisi yang diwariskan secara turun-temurun, tetapi merupakan sistem nilai, norma, hukum, dan tata kehidupan yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta. Oleh karena itu, pelestarian adat sesungguhnya adalah upaya menjaga keberlanjutan identitas suatu bangsa…

    Read More »
  • KOLOM

    BPII Pamboang Lebih Awal Membangun Generasi Muda Berkarakter, Beretika, Dan Berkeindahan Budi

    PENDIDIKAN pada hakikatnya tidak hanya bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga membentuk manusia yang berkarakter, beretika, memiliki kepekaan estetika, serta mampu hidup berdampingan secara harmonis dengan sesama manusia dan lingkungan. Dalam perspektif ilmu pendidikan modern, keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik peserta didiknya, tetapi juga dari keberhasilannya membangun nilai moral, spiritual, sosial, dan budaya yang menjadi…

    Read More »
  • KOLOM

    Membangkitkan Kembali Jati Diri Musik Etnik Mandar di Tangan Generasi Muda

    MUSIK tradisional merupakan salah satu unsur penting dalam identitas suatu bangsa. Di dalamnya tersimpan sejarah, nilai-nilai kehidupan, bahasa, filosofi, hingga cara pandang masyarakat terhadap alam dan lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, pelestarian musik etnik bukan sekadar menjaga bunyi-bunyian tradisional, melainkan menjaga memori kolektif dan jati diri sebuah peradaban. Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan musik modern, upaya menghidupkan kembali…

    Read More »
  • KOLOM

    Sportifitas Tak Lagi Sportif Setelah Poin Lebih Utama dari Nilai Kemanusiaan

    PIALA Dunia FIFA 2026 merupakan perhelatan sepak bola terbesar di dunia yang untuk pertama kalinya diselenggarakan secara bersama oleh tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Kompetisi ini juga menjadi sejarah baru karena diikuti oleh 48 negara yang lolos melalui babak kualifikasi dari berbagai konfederasi sepak bola dunia. Format baru tersebut membagi peserta ke dalam 12 grup yang masing-masing…

    Read More »
  • KOLOM

    Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Poralle Salabose

    PERAYAAN Maulid Nabi Muhammad SAW di Poralle Salabose, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, bukan sekadar agenda keagamaan tahunan. Tradisi ini merupakan perpaduan antara syiar Islam, sejarah penyebaran agama, pelestarian adat, dan identitas budaya masyarakat Mandar yang diwariskan lintas generasi. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadikan Maulid Poralle Salabose memiliki makna yang melampaui sekadar seremoni keagamaan. Dalam kajian kebudayaan, keberlanjutan sebuah tradisi menunjukkan…

    Read More »
  • MURSYID SYUKRI

    Pemimpin yang Mardhiyah Ma’asse’i Pappasang

    SEJAK manusia mulai hidup berkelompok, kepemimpinan menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sosial. Tidak ada masyarakat yang mampu bertahan tanpa adanya seseorang atau sekelompok orang yang dipercaya untuk mengatur, mengarahkan, dan menjaga keseimbangan kehidupan bersama. Oleh karena itu, menjadi seorang pemimpin bukan sekadar menduduki jabatan tertinggi, melainkan menerima amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan, baik di hadapan manusia maupun…

    Read More »
  • KOLOM

    Kebudayaan yang Berbudaya untuk Bangsa

    INDONESIA adalah salah satu negara dengan kekayaan budaya terbesar di dunia. Dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, terbentang ribuan pulau yang dihuni oleh ratusan suku bangsa dengan bahasa, adat istiadat, kesenian, tradisi, dan sistem nilai yang berbeda-beda. Keragaman tersebut bukanlah sebuah kelemahan, melainkan kekuatan besar yang menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Para pendiri bangsa menyadari…

    Read More »
  • KOLOM

    Muharram Identik dengan Peristiwa Khusus

    MUHARRAM merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah dan menjadi penanda dimulainya Tahun Baru Islam. Bagi umat Islam di seluruh dunia, Muharram termasuk salah satu bulan yang dimuliakan (Al-Asyhur Al-Hurum), yaitu bulan-bulan yang memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam. Namun di tengah masyarakat Mandar, khususnya di kampung-kampung pedesaan Sulawesi Barat, Muharram tidak hanya dipandang sebagai pergantian tahun, tetapi juga sering dikaitkan…

    Read More »
  • KOLOM

    Menanamkan Nilai Luhur Mala’bi’

    SALAH satu kekayaan terbesar yang diwariskan oleh para leluhur Mandar kepada generasi penerus bukanlah harta benda, jabatan, atau kebangsawanan semata, melainkan nilai-nilai luhur yang membentuk kepribadian manusia. Nilai itu dikenal dalam budaya Mandar sebagai Mala’bi’, sebuah konsep yang mengandung makna kemuliaan, kehormatan, kepatutan, dan keluhuran budi pekerti. Mala’bi’ bukan sekadar simbol kebesaran adat, tetapi merupakan cerminan cara berpikir, cara bersikap,…

    Read More »
  • KOLOM

    Syekh Abdul Mannan

    DALAM sejarah perkembangan Islam di Tanah Mandar, nama To Salama’ Syekh Abdul Mannan menempati posisi yang sangat penting. Hingga hari ini, makam beliau yang berada di Puncak Poralle Salabose, Kabupaten Majene, masih menjadi salah satu pusat ziarah keagamaan yang ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan dari mancanegara. Masyarakat Mandar mengenalnya sebagai seorang ulama, pendakwah, pendidik, sekaligus tokoh…

    Read More »
Back to top button