Sunday , May 26 2019
Home / BERITA / ASN Gunakan Randis Saat Mudik, Sekprov : Saya Kira Ini Aspek Etika di Pemerintahan
Sekprov Sulbar Muhammad Idris.(Foto:FM)

ASN Gunakan Randis Saat Mudik, Sekprov : Saya Kira Ini Aspek Etika di Pemerintahan

Mamuju – Tayang9 – Menyikapi datangnya momentum mudik lebaran idul fitri, Sekertaris Provinsi (Sekprov)  Sulawesi Barat Muhammad Idris, angkat bicara terkait penggunaan Kendaraan Dinas (Radis) oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut Muhammad Idris, terkait penggunaan Randis saat mudik ia menilai hal tersebut masuk dalam kategori aspek etika di pemerintahan, mengingat fungsi utama dari kendaraan itu hanyalah diperuntukkan untuk kegiatan dinas.

“Saya kira ini aspek etika di pemerintahan, dan saya kira seperti yang kita tahu ya, ini kendaraan dinas harus di pakai dinas,” ucap Muhammad Idris, usai menghadiri buka bersama di Kantor DPRD Sulawesi Barat, Senin, 13/05/19.

Selain itu ia juga menambahkan, bahwa meski tanpa adanya larangan yang dikeluarkan, pihaknya pun telah menyampaikan langsung pada jajaran OPD dilingkup Pemprov Sulawesi Barat, bahwa menyangkut penggunaan Randis diluar dari kegiatan dinas, adalah merupakan aspek etika.

“Jadi tanpa ada larangan keluar pun, saya sudah sampaikan di teman – teman dilingkungan pemerintah ini aspek etika, dan publik melihat kalau ada memakai kendaraan dinas pada saat orang berlibur,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, meski pihaknya bukan orang yang berhak untuk mengeluarkan larangan secara resmi, namun ia memastikan bahwa pihaknya tetap mengeluarkan himbauan.

“Larangan itu, himbauan kita sudah sampaikan. Dan surat itu menurut saya tidak terlalu penting, surat keterangan bahwa jangan menggunakan kendaraan dinas, kendaraannya rakyat, kalau dari aspek etika kita tidak boleh menggunakan kendaraan dinas untuk prifat,” tutupnya. (FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Tim Putri SMAGA Women FC Polman Berlaga di Liga Ramadan Makassar

TAYANG9-Tim sepakbola putri SMAGA Women FC Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mengikuti kompetisi Liga Ramadan, …

Ketua Nasdem Mamasa Pastikan Gugatan AAS Diselesaikan di MK Partai

Mamuju – Tayang9 – Menyikapi adanya pemberitaan, terkait rencana gugatan kubu Calon Anggota DPR-RI Anwar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]