Kembangkan Bakat Seni Anak, Badara School Buka Kelas Mewarnai dan Menggambar

POLMAN, TAYANG9 – Yayasan Badara melalui Badara School menghadirkan Kelas Mewarnai dan Menggambar sebagai salah satu pilihan kelas pengembangan bakat bagi anak-anak. Program ini dirancang sebagai ruang belajar yang positif bagi anak untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenal seni visual sejak dini.
Founder Yayasan Badara, Nurfadilah, S.I.P., M.I.Kom., mengatakan, kehadiran kelas tersebut berangkat dari keresahan sejumlah orang tua terhadap kebiasaan anak yang semakin banyak menghabiskan waktu dengan telepon seluler (Handphone).
“Kelas Mewarnai dan Menggambar kami hadirkan di Badara School sebagai salah satu pilihan kelas pengembangan bakat di Yayasan Badara,” kata Nurfadilah.
Menurutnya, pihaknya ingin menghadirkan alternatif kegiatan yang dapat mendorong anak untuk belajar, berkreasi, dan berekspresi melalui aktivitas yang lebih positif.
“Berawal dari kegelisahan para ibu terhadap kebiasaan anak bermain HP, kami mencoba menghadirkan ruang yang lebih positif untuk belajar dan berekspresi,” ujarnya.
Nurfadilah menjelaskan, ide tersebut juga diperkuat berdasarkan riset serta kegiatan perlombaan yang rutin dilaksanakan Yayasan Badara setiap bulan Agustus. Dari berbagai kegiatan tersebut, pihaknya melihat potensi anak-anak di bidang seni visual cukup beragam dan terus berkembang.
Namun, menurutnya, potensi tersebut perlu mendapatkan arahan melalui teknik dan proses belajar yang tepat. Anak tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan gambar yang menarik, tetapi juga diperkenalkan pada dasar-dasar seni visual.
“Bakat perlu diarahkan dengan teknik dan proses belajar yang tepat mulai dari mengenal warna, gradasi, komposisi hingga mengembangkan kreativitas,” jelasnya.
Ia berharap, Kelas Mewarnai dan Menggambar Badara School dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni.
“Karena itu, kelas ini kami hadirkan sebagai ruang untuk mengasah bakat, melatih keterampilan, dan menumbuhkan kecintaan anak terhadap seni sejak dini,” tutur Nurfadilah.
Sementara itu, Tutor Kelas Mewarnai dan Menggambar Badara School, Abdullah Jasdin, mengatakan kegiatan pembelajaran tidak hanya berfokus pada hasil akhir sebuah gambar, tetapi juga pada proses anak dalam belajar dan mengeksplorasi kreativitasnya.
Menurutnya, setiap anak memiliki karakter dan tingkat kemampuan yang berbeda. Karena itu, proses pembelajaran dilakukan dengan memberikan pendampingan secara bertahap agar anak dapat memahami dasar-dasar menggambar dan mewarnai sesuai perkembangannya.
“Kami tidak hanya mengejar hasil gambar yang bagus. Yang paling penting adalah bagaimana anak menikmati prosesnya, berani mencoba, mengenal warna, memahami teknik dasar, dan mampu menuangkan ide atau imajinasinya ke dalam gambar,” kata Jasdin.
Ia menambahkan, suasana belajar juga dibuat menyenangkan agar anak tidak merasa terbebani. Dengan demikian, kegiatan menggambar dan mewarnai diharapkan dapat menjadi aktivitas yang tidak hanya melatih keterampilan seni, tetapi juga membantu anak membangun rasa percaya diri dan kreativitas.
Kelas Mewarnai dan Menggambar Badara School dilaksanakan di Sekretariat Yayasan Badara, Jalan Kenari, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Kehadiran kelas ini menjadi bagian dari upaya Yayasan Badara dalam menghadirkan ruang pembelajaran nonformal yang dapat menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan bakat mereka melalui kegiatan kreatif.(*)




