KKN MULTITEMATIK PUMD UNASMAN Gelar Seminar Program Kerja di Desa Tandassura, Gandeng Bawaslu sebagai Mitra Edukasi Demokrasi

Polman, Tayang9 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Multitematik PUMD Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) menggelar seminar program kerja di Kantor Desa Tandassura, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (16/1/2026). Kegiatan ini menjadi forum awal pemaparan arah dan prioritas program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat selama masa KKN.
Dalam seminar tersebut, mahasiswa KKN PUMD UNASMAN menegaskan sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan secara terencana dan partisipatif. Salah satu program utama dan wajib yang menjadi fokus pengabdian adalah kerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Polewali Mandar sebagai mitra, melalui kegiatan Sosialisasi Bahaya Hoaks, SARA, dan Politik Uang dalam Pemilu dan Pilkada. Program ini bertujuan meningkatkan literasi demokrasi masyarakat serta memperkuat kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga proses demokrasi yang jujur dan berintegritas.
Selain program prioritas tersebut, mahasiswa KKN juga memaparkan berbagai program pendukung lainnya, antara lain penguatan literasi digital dan pelatihan dasar komputer, edukasi keamanan digital dan pemanfaatan e-book, peningkatan kesadaran hukum masyarakat, pengelolaan dan daur ulang sampah, pengolahan pangan lokal, edukasi kesehatan masyarakat, kegiatan keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat berbasis potensi dan keberlanjutan desa.
Kegiatan seminar ini dihadiri oleh pemerintah dan perangkat Desa Tandassura, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Hasbullah, S.Pd., M.Pd., Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar sebagai mitra kerja, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kelompok Wanita Tani (KWT), perwakilan Puskesmas, serta mahasiswa KKN Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).
Koordinator Desa KKN PUMD UNASMAN, Imanuel S, menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus berkontribusi langsung kepada masyarakat desa.
“Kegiatan KKN ini merupakan kesempatan yang sangat penting bagi kami sebagai mahasiswa untuk belajar sekaligus mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh di bangku kuliah. Kami berupaya memahami kebutuhan serta potensi Desa Tandassura, kemudian merancang program-program yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat setempat,” ujar Imanuel S.

Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar sebagai mitra KKN menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan program sosialisasi demokrasi. Rahmaniah, selaku Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Polman, menilai keterlibatan mahasiswa KKN sebagai langkah strategis dalam upaya pencegahan hoaks, politisasi SARA, dan praktik politik uang di tingkat masyarakat desa.
Sementara itu, program di bidang kesehatan, seperti seminar penyuluhan Tuberkulosis (TBC), layanan Mobile JKN, serta pelatihan pengolahan pangan lokal, secara resmi disetujui dan didukung oleh Kepala Puskesmas yang diwakili oleh Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Limboro.
Dukungan terhadap keseluruhan program KKN juga disampaikan oleh tokoh pemuda, tokoh masyarakat, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta Pemerintah Desa Tandassura, yang menyatakan kesiapan untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam pelaksanaan seluruh agenda KKN.
Dosen Pembimbing Lapangan, Hasbullah, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya mahasiswa menjaga etika bermasyarakat, membangun komunikasi yang baik, serta melaksanakan program kerja secara bertanggung jawab.
Melalui seminar program kerja ini, mahasiswa KKN MULTITEMATIK PUMD UNASMAN diharapkan mampu menjalankan pengabdian masyarakat secara terarah, kolaboratif, serta memberikan kontribusi nyata dalam penguatan literasi demokrasi, peningkatan kesehatan masyarakat, dan pemberdayaan potensi Desa Tandassura.




