Sabtu , Desember 5 2020
Home / ADVETORIAL / Tetap Menunjuk Muh.Nur Sebagai Direktur PDAM-TM, Begini Penjelasan Habsi 
Foto: saat Bupati Mamuju Habsi Wahid melantik Muh.Nur,sebagai Direktur PDAM Tirta Manakarra.

Tetap Menunjuk Muh.Nur Sebagai Direktur PDAM-TM, Begini Penjelasan Habsi 

Mamuju – Tayang9 – Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid, secara resmi kembali melantik Muh.Nur, sebagai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Manakarra (TM) untuk ketiga kalinya pada Periode 2019 -2024, di Aula Kantor PDAM Tirta Manakarra, Kamis, 04/04/19.

Dalam kesempatannya Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid mengatakan, alasan utama sehingga ia kembali memberikan kepercayaan pada Muh.Nur, karena selama menjabat sebagai Direktur PDAM TM, Nur melaksanakan tugas dengan bekerja maksimal, sehingga menjadikan PDAM Tirta Manakarra masuk 5 besar dari 396 PDAM air bersih di Indonesia, dan mampu meraih WTP dari BPK – RI sebanyak 10 kali berturut – turut.

“Saya selaku pembina menunjuk kembali Nur sebagai Direktur, karena tidak mungkin saya mengganti pimpinan yang memiliki kinerja yang baik, dan mampu mengangkat pelayanan dengan baik kepada pelanggan, dan seluruh staf yang telah memberikan pelayanan baik, terbukti kebutuhan air bersih yang sudah tersalurkan sudah mencapai 80 % dengan jumlah langganan sekitar 15.500, itu artinya masyarakat di Mamuju telah menikmati air bersih itu juga menjadi ukuran tingkat kesehatan, dari seberapa banyak masyarakat yang menikmati air bersih,” ungkap Habsi Wahid.

Sementara itu di tempat yang sama Muh.Nur menuturkan, akan terus berusaha mempertahankan opini masyarakat terhadap kinerja baik PDAM Tirta Manakarra.

“Dan kedepan dari urutan ke Lima se Indonesia PDAM air bersih akan bisa masuk minimal urutan ke dua, dan paling lambat pada tahun 2021 ditargetkan pula 10 kecamatan, diluar dari Kecamatan Balabalakang, juga akan dimaksimalkan seluruh pelayanannya,” ungkap Muh.Nur.

Selain itu ia juga menambahkan, adapun kecamatan yang sudah menerima air bersih diantaranya Simboro, Mamuju, Papalang, Kalukku dan Sampaga, serta tahun depan juga akan menyusul Tapalang, Tapalang Barat, Tommo, Bonehau dan Kalumpang.

“Tentu semua yang diraih, tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah Kabupaten Mamuju, dan selaku pembina bupati Mamuju juga stakeholder terkait, serta dinas pekerjaan umum selaku penanggung jawab teknis, atas dukungannya selama ini,” tutupnya.

Untuk diketahui, acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris daerah kabupaten Mamuju Suaib, Asisten I Tonga. MAP, Asisten III, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Bagian Lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Mamuju, dan seluruh staff PDAM Tirta Manakarra.(Advetorial ini hasil kerjasama dengan Pemkab Mamuju, melalui Dinas Kominfo dan Persandian) 

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

PKBM RAISHA Launching GKB di Desa Dungkait, M Ilman: Perlu Diperluas dengan Melibatkan Stake Holder

Mamuju, Tayang9 – Memajukan sektor pendidikan di satu wilayah menjadi sebuah tanggung jawab dan kewajiban …

BAN PAUD PNF Sulbar Gelar Pelatihan Kompetensi Asesor

SULBAR, Tayang9 – Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal (BAN …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]