BERITASTRAIGHT NEWS

Soal Anggaran dan Capaian PIFAF, Begini Penjelasan Andi Masri

Polewali – Tayang9 – Menyambut adanya aksi demonstrasi oleh aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), yang menuntut transparansi anggaran, dan capai PIFAF, PLT Kadis Pemuda dan Olahraga Kabupaten Polewali Mandar Andi Masri Masdar angkat bicara.

Menurut Andi Masri, bahwa pelaksanaan PIFAF yang selama telah menjadi agenda tahunan  Kabupaten Polewali Mandar, dinilai telah memberikan efek positif terhadap masyarakat dan pariwisata.

“Bicara tentang pariwisata ini sangat memberikan manfaat kepada masyarakat khusunya Polman, efek yang didapat dengan pelaksanaa PIFAF ini contoh pengelolaan arang yang sudah kita ekspor ke Cina dan di Timur Tengah ,dan sekarang kita lagi membangun pabrik pengolahan getah pinus di Kecamatan Binuang,” ucap Andi Masri saat menerima massa aksi di Kantor Bupati Polman, Rabu, 31/07/19.

Selain itu ia juga menambahkan, terkait dampak positif PIFAF terhadap promosi dan pariwisata, ia mengatakan jika hal tersebut tidak lah mudah, dan diharapkan agar masalah itu prosesnya dapat berjalan secara bertahap dan dalam waktu yang tidak cukup lama.

Efek PIFAF ke Polman, sangat berdampak baik  terhadap Kabupaten Polman, terutama tentang  promosi seni dan budaya, yang kita lakukan dalam pelaksanaan proses ini tidak langsung,  dan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun itu akan bertahap, dan jangka waktu yang lama, baru kita bisa mendapatkan hasilnya,” ungkapnya.

Mantan Ketua DPD II KNPI Kabupaten Polewali Mandar itu juga menuturkan, bahwa untuk transparansi dana PIFAF dari tahun 2016 anggaran 410 Juta Rupiah, perputaran ekonomi Rp.1,2 Milyar lebih, 2017 anggaran Rp. 700 Juta, perputaran ekonomi Rp. 2.3 Milyar, 2018 anggaran 500 juta, perputaran ekonomi sekitar Rp.6.M.

“Mengenai anggaran pelaksanaan PIFAF tahun 2019 ini sebesar 200 Juta dari APBD. Kenapa kita menggunakan anggaran cuma 200 juta saja, karena pada pelaksanaan PIFAF ke 4 ini kementrian pariwisata memberikan dukungan bantuan dana, untuk pelaksanaan PIFAF tahun 2019 ini,” tutupnya. (*/FM)

MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button