BERITASTRAIGHT NEWS

Respon Program Pamsimas,Warga Pasiang Berswadaya

Polewali – Tayang9  – Warga Dusun Seppong,Desa Pasiang Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar Ipraim (34), mengaku sangat gembira dengan kehadiran program Penyediaaan Air Minum dan Sanitasi berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Daerahnya.

Menurut Ipraim, salah satu cara yang dilakukan dalam mensukseskan program Pamsimas di daerahnya itu, adalah ia bersama warga lainnya melakukan patungan membeli pipa seratus buah, meteran, dan kelengkapan lainnya, demi kelancaran air hingga ke rumah mereka, lantaran selama ini pihaknya sangat kesulitan dalam mengakses air bersih yang berjarak dua kilo meter dari tempat tinggalnya.

“Kami sangat bersyukur dengan masuknya program Pamsimas ini, demi kelancaran air ke rumah kami, kami sebelumnya sudah patungan membeli 100 buah pipa, meteran dan perangkat lainnya, selain itu kami siap dan ikhlas untuk membayar iuran setiap bulannya kendati itu lebih dari 30 ribu rupiah, sebagai bentuk kesyukuran kami,” kata Ipraim kepada awak media, saat kunjungan lapangan oleh tim Pansimas III ke Dusun Seppong, Desa Pasiang, Rabu,11/12/19.

Partisipasi dan kontrol Sosial

Sebagaimana diketahui sebelumnya, di Dusun Batulamba Desa Pasiang dilaksanakan kegiatan uji fungsi dan serah terima sarana program pamsimas III, dihadiri Kepala Balitbangren Pemkab Polewali Mandar Darwin Badaruddin, Kepala Bidang Infrastruktur wilayah dan pemukiman Balitbangren Pemkab Polewali Mandar, Ahmad Rauf bersama rombongan, camat Matakali Sulaiman Makka, Kepala Desa Pasiang, Kepala Desa Barumbung, Babinsa Desa Pasiang dan Kordinator Kabupaten Pamsimas III Polewali Mandar Fitriadi, yang berlangsung meriah karena dihadiri  warga dari kedua desa tersebut.

Fitriadi, selaku kordinator Kabupaten Pamsimas III dalam sambutannya menyampaikan, bahwa keberhasilan program Pamsimas di Desa Pasiang dengan 60 Sambungan Rumah (SR), dan beberapa titik SR di Desa Barumbung adalah berkat partisipasi masyarakat sebagai pemanfaat, dukungan pemerintah desa, pemerintah kecamatan, pemerintah kabupaten dan kontrol sosial semua elemen masyarakat termasuk dari pers, dan LSM yang tak henti-hentinya memberi masukan serta saran pada tim Pamsimas.

“Yang membuat kami terharu, karena animo warga di desa Pasiang dan Barumbung untuk kelancaran program ini sungguh sangat luar biasa, terutama partisipasi dan sosial kontrol dari semua elemen masyarakat, para tokoh pemuda, tokoh perempuan, tokoh agama, pers dan LSM, dan teristimewa lagi kolaborasi pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan Matakali dan pemerintah Desa Pasiang dan Desa Barumbung,” kata Fitriadi.

Pria kelahiran Desa Tandasura, Kecamatan Limboro juga berpesan pada masyarakat, bahwa berbicara air bukan hanya di bagian hilir tetapi juga di hulu, warga dan pemerintah Desa diharapkan tetap menjaga keberlangsungan debit air di bagian hulu agar tetap mengalir, serta mengingatkan agar pemanfaat memperhatikan iuran agar sarana tetap terpelihara dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Balitbangren Pemkab Polewali Mandar, Darwin Badaruddin berjanji bahwa Pemerintah Kabupaten akan terus menfasilitasi masyarakat, terutama dalam hal pemenuhan hak-hak dasarnya.

“Jika didaerah lain orang mengatakan air so dekat, kalau disini, kita mengatakan air yang datang dan itu bagian dari kolaborasi koletif warga, pemerintah desa, fasilitator Pamsimas dan pemerintah kabupaten,” tutur Darwin Badaruddin.(*/FM)

MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button