Friday , August 23 2019
Home / BERITA / Pimpin Tradisi Pembaretan Bintara Remaja, Kapolda Sulbar : Jangan Merusak Citra Polri
Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar saat memimpin upacara pembaretan terhadap 34 bintara remaja.

Pimpin Tradisi Pembaretan Bintara Remaja, Kapolda Sulbar : Jangan Merusak Citra Polri

Mamuju – Tayang9 – Sebanyak 34 orang personil bintara remaja angkatan 43, yang terpilih untuk bergabung disatuan brimob Polda Provinsi Sulawesi Barat, secara resmi menjalani tradisi pembaretan di Kelapa Tujuh, Kabupaten Mamuju, Rabu, 14/08/19.

Kapolda Provinsi Sulawesi Barat Brigjen Pol Baharuddin Djafar yang memimpin langsung upacara itu, mengharapkan agar para bintara remaja mampu mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional melalui tradisi ini.

“Aplikasikan hal-hal yang positif, yang didapatkan selama masa orientasi, dan jangan melakukan tindakan yang dapat merusak citra Polri dan jadilah kebanggaan Instansi Polri,” ucap Brigjen Pol Baharuddin Djafar.

Sementara Kabid Humas Polda Provinsi Sulawesi Barat AKBP Mashura menambahkan, bahwa seperti tradisi lainnya di lingkungan Polri, seluruh bintara remaja  diwajibkan mengikuti segala tahapan pembekalan yang ada, sehingga betul-betul dinyatakan pantas mengembang tugas berat saat bergabung di satuan elit Kepolisian yaitu Brimob.

“Tradisi ini adalah proses penerimaan bintara baru, yang berlangsung sejak dulu agar saat bertugas dilapangan para baja dapat lebih menghargai seniornya (hirarki), yang setingkat lebih tinggi sekaligus, untuk meningkatkan respek dan ketanggapan, saat menerima perintah dari atas langsung,” beber AKBP Mashura.

Untuk diketahui, sebelumnya seluruh bintara remaja tersebut melakukan long march, dengan melewati medan berat sebagai perjuangan, untuk membuktikan kemampuan, dan kesiapan para baja untuk bergabung disatuan brimob.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Ombudsman Sulbar Buka Pos Pengaduan di Kecamatan

Mamuju – Tayang9 – Dalam rangka memaksimalkan proses tindaklanjut penanganan pengaduan masyarakat, tim Penerimaan dan …

Di Forum Muktamar, PKB Mamasa Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

Polewali – Tayang9 – Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mamasa, dipastikan akan tetap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]