Friday , August 23 2019
Home / ADVETORIAL / Peringatan Hut Pemasyarakatan ke 55, Begini Himbauan ABM
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar bersama Kepala Kanwil Kemenkumham, di peringatan Hut Pemasyarakatan ke - 55 Tahun.

Peringatan Hut Pemasyarakatan ke 55, Begini Himbauan ABM

Mamuju – Tayang9 – Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Sulbar Ali Baal Masdar (ABM), menghadiri peringatan Hut pemasyarakatan ke- 55 tahun, yang berlangsung di lantai 2 Kantor Kemenkumham Sulawesi Barat,Sabtu,  27/04/19.

Gubernur ABM dalam kesempatannya menghimbau pada seluruh masyarakat binaan, untuk menjalani masa binaan dengan sebaik-baiknya, agar kedepannya pasca menjalani tahapan tersebut dilapas, dapat menjadi warga negara Indonesia yang baik.

“Terkait pembinaan, masih banyak terdapat kekurangan-kekurangan didalamnya, sepanjang kita bersungguh-sungguh semua permasalahan akan dapat diatasi,” ucap ABM.

Sementara itu di tempat yang sama, Kekanwil Kemenkumham Sulawesi Barat Harun mengatakan, sebagai institusi modern pemasyarakatan harus mampu bercermin dan mengintrospeksi diri, serta mematangkan langkah dalam upaya membangun kepercayaan publik, kesuksesan dan capaiannya, dalam menjalankan tugas, yang tidak terlepas dari bantuan, dukungan, serta kerjasama seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan.

“Kedepan, pemasyarakatan mempunyai program revitalisasi yang akan menempatkan narapidana sesuai dengan hasil asesmen, yang akan dilihat berdasarkan asesmen resiko serta asesmen kebutuhan, ini yang akan kita garap setahun kedepan,” tutur Harun.(Advetorial Pemprov Sulbar) 

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Ombudsman Sulbar Buka Pos Pengaduan di Kecamatan

Mamuju – Tayang9 – Dalam rangka memaksimalkan proses tindaklanjut penanganan pengaduan masyarakat, tim Penerimaan dan …

Di Forum Muktamar, PKB Mamasa Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

Polewali – Tayang9 – Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mamasa, dipastikan akan tetap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]