Friday , February 28 2020
Home / BERITA / Pemkab Mamuju di Hari yang Sama Raih Dua Penghargaan 
Bupati Mamuju Habsi Wahid, saat menerima piagam opini WTP dari Gubernur Sulbar Alibaal Masdar.

Pemkab Mamuju di Hari yang Sama Raih Dua Penghargaan 

Mamuju -Tayang9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, diwaktu yang bersamaan dipastikan mendapat dua penghargaan dari dua kementerian yang berbeda, Jum’at, 04/10/19.

Adapun penghargaan yang diraih oleh Pemkab Mamuju yakni opini WTP dari Kementerian Keuangan, atas keberhasilannya dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2018, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Alibaal Masdar pada Bupati Habsi Wahid, di Gedung Keuangan, dan sertifikat daerah eliminasi malaria yang diserahkan sendiri oleh menteri Kesehatan Prof.Dr. Nila Djuwita F. Moeloek pada Sekkab Suaib, pada kegiatan pencanangan bulan eliminasi kaki gajah yang berlangsung di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sekkab Mamuju Suaib, saat menerima penghargaan dari Menteri Kesehatan RI.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Suaib mengatakan, penghargaan dari Menkes tersebut hanya diterima enam daerah setanah air, sehingga hal tersebut dinilai cukup membawa angin segar bagi ibu kota Sulbar, pasalnya sertifikat tersebut telah memberikan legitimasi terhadap kinerja Pemkab Mamuju, utamanya pada sektor terkait (Dinas kesehatan), yang telah bekerja keras dalam membebaskan Bumi Manakarra dari ancaman serius malaria.

“Ini patut disyukuri, karena telah mengindikasi kinerja kita semakin baik disektor pencegahan dalam bidang kesehatan, semoga dengan ini derajat kesehatan masyarakat kita juga semakin meningkat,” ungkap Suaib.

Sementara itu ditempat terpisah, secara Umum Bupati Mamuju Habsi Wahid mengungkapkan apresiasi dan rasa terimakasihnya pada semua jajarannya yang telah bekerja keras dan membuktikan kinerjanya, hal itu ditandai dengan berbagai penghargaan dari berbagai pihak yang telah memberikan penghargaan.

“Diharapkan tren positif ini dapat diteruskan, demi mewujudkan birokrasi yang benar – benar bersih, dan melayani,” tutur Habsi.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Gabungan Lapas di Sulbar Gelar Media Gathering

POLMAN, TAYANG9 – Sebagai bentuk kerjasama mitra media dan lembaga, beberapa gabungan lembaga pemasyarakatan menggelar …

Bawaslu Polman Respon Hasil Putusan MK, Melalui Sosialisasi Pemilu Partisipatif

POLMAN, TAYANG9 – Putusan Mahkamah Konstitusi terkait Pilpres yang akan digelar serentak dengan Pemilihan DPR dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]