Tuesday , October 15 2019
Home / BERITA / Pemkab Mamuju di Hari yang Sama Raih Dua Penghargaan 
Bupati Mamuju Habsi Wahid, saat menerima piagam opini WTP dari Gubernur Sulbar Alibaal Masdar.

Pemkab Mamuju di Hari yang Sama Raih Dua Penghargaan 

Mamuju -Tayang9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, diwaktu yang bersamaan dipastikan mendapat dua penghargaan dari dua kementerian yang berbeda, Jum’at, 04/10/19.

Adapun penghargaan yang diraih oleh Pemkab Mamuju yakni opini WTP dari Kementerian Keuangan, atas keberhasilannya dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2018, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Alibaal Masdar pada Bupati Habsi Wahid, di Gedung Keuangan, dan sertifikat daerah eliminasi malaria yang diserahkan sendiri oleh menteri Kesehatan Prof.Dr. Nila Djuwita F. Moeloek pada Sekkab Suaib, pada kegiatan pencanangan bulan eliminasi kaki gajah yang berlangsung di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sekkab Mamuju Suaib, saat menerima penghargaan dari Menteri Kesehatan RI.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Suaib mengatakan, penghargaan dari Menkes tersebut hanya diterima enam daerah setanah air, sehingga hal tersebut dinilai cukup membawa angin segar bagi ibu kota Sulbar, pasalnya sertifikat tersebut telah memberikan legitimasi terhadap kinerja Pemkab Mamuju, utamanya pada sektor terkait (Dinas kesehatan), yang telah bekerja keras dalam membebaskan Bumi Manakarra dari ancaman serius malaria.

“Ini patut disyukuri, karena telah mengindikasi kinerja kita semakin baik disektor pencegahan dalam bidang kesehatan, semoga dengan ini derajat kesehatan masyarakat kita juga semakin meningkat,” ungkap Suaib.

Sementara itu ditempat terpisah, secara Umum Bupati Mamuju Habsi Wahid mengungkapkan apresiasi dan rasa terimakasihnya pada semua jajarannya yang telah bekerja keras dan membuktikan kinerjanya, hal itu ditandai dengan berbagai penghargaan dari berbagai pihak yang telah memberikan penghargaan.

“Diharapkan tren positif ini dapat diteruskan, demi mewujudkan birokrasi yang benar – benar bersih, dan melayani,” tutur Habsi.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Ketua DPRD Sulbar Ajak Masyarakat Tolak Radikal dan Terorisme

Mamuju -Tayang9 – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat Suraidah Suhardi, menghadiri …

Wiranto Ditikam, MUI Sulbar : Itu Tidak Dibenarkan Dalam Islam

Mamuju – Tayang9 – Menanggapi peristiwa penikaman terhadap Menkopolhukam Wiranto, yang terjadi beberapa waktu lalu, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]