Sunday , November 17 2019
Home / BERITA / Kampung Swadaya Pendidikan Momentum Letawa Menuju Desa Mandiri
Sosialisasi kampung swadaya pendidikan Desa Letawa.

Kampung Swadaya Pendidikan Momentum Letawa Menuju Desa Mandiri

Pasangkayu – Tayang9 – Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olah raga Kabupaten Pasangkayu, menggelar sosialisasi kampung swadaya pendidikan, di Aula kantor Desa Letawa, Kamis, 10/10/19.

Agenda sosialisasi kampung swadaya pendidikan tersebut, dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Pasangkayu, tokoh masyarakat Desa Letawa, serta Sekertaris Kecamatan Sarjo M.Natsir.

Sekertaris Kecamatan Sarjo dalam sambutannya menyampaikan ungkapan terimakasihnya pada Pemerintah Daerah khususnya Disdikpora Kabupaten Pasangkayu, yang telah menetapkan Desa Letawa sebagai kampung swadaya pendidikan.

“Letawa harus memanfaatkan program ini, Sebagai momentum dalam meningkatkan dan memajukan Desa Letawa,” ucap Muh.Natsir.

Selain itu juga berharap kepada Pemerintah Desa Letawa, agar memberikan dukungan penuhnya terhadap program kampung swadaya pendidikan tersebut.

“Saya yakin bapak kepala Desa Letawa dapat membantu program ini, agar Desa Letawa semakin maju dan mandiri. Dengan semangat gotong royong dan keswadayaan,” tutupnya.

Sementara itu, di tempat yang sama fasilitator lapangan Amiruddin menuturkan bahwa rancangan program kampung swadaya pendidikan akan membawa Desa Letawa Menjadi Desa Mandiri.

“Karena program kampung swadaya pendidikan mengedepankan peningkatan mutu pendidikan, yang tentunya akan meningkatkan kwalitas sumber daya manusia,” tutur Amiruddin.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Tiga Parpol Koalisi Potensi Tinggalkan Habsi – Irwan, Jayadi : PBB dan PKS Kita Akan Ajak

Mamuju – Tayang9 – Menanggapi adanya Tiga (3) Partai Politik (Parpol) koalisi yakni Demokrat, PBB …

Habsi Kembalikan Formulir Pendaftaran ke Gerindra

Mamuju – Tayang9 – Bakal calon petahana Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid, secara resmi mengembalikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]