Kamis , Juni 4 2020
Home / BERITA / Kampung Swadaya Pendidikan Momentum Letawa Menuju Desa Mandiri
Sosialisasi kampung swadaya pendidikan Desa Letawa.

Kampung Swadaya Pendidikan Momentum Letawa Menuju Desa Mandiri

Pasangkayu – Tayang9 – Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olah raga Kabupaten Pasangkayu, menggelar sosialisasi kampung swadaya pendidikan, di Aula kantor Desa Letawa, Kamis, 10/10/19.

Agenda sosialisasi kampung swadaya pendidikan tersebut, dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Pasangkayu, tokoh masyarakat Desa Letawa, serta Sekertaris Kecamatan Sarjo M.Natsir.

Sekertaris Kecamatan Sarjo dalam sambutannya menyampaikan ungkapan terimakasihnya pada Pemerintah Daerah khususnya Disdikpora Kabupaten Pasangkayu, yang telah menetapkan Desa Letawa sebagai kampung swadaya pendidikan.

“Letawa harus memanfaatkan program ini, Sebagai momentum dalam meningkatkan dan memajukan Desa Letawa,” ucap Muh.Natsir.

Selain itu juga berharap kepada Pemerintah Desa Letawa, agar memberikan dukungan penuhnya terhadap program kampung swadaya pendidikan tersebut.

“Saya yakin bapak kepala Desa Letawa dapat membantu program ini, agar Desa Letawa semakin maju dan mandiri. Dengan semangat gotong royong dan keswadayaan,” tutupnya.

Sementara itu, di tempat yang sama fasilitator lapangan Amiruddin menuturkan bahwa rancangan program kampung swadaya pendidikan akan membawa Desa Letawa Menjadi Desa Mandiri.

“Karena program kampung swadaya pendidikan mengedepankan peningkatan mutu pendidikan, yang tentunya akan meningkatkan kwalitas sumber daya manusia,” tutur Amiruddin.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Pelayanan RSUD Majene Dianggap Tidak Maksimal, Nyawa Seorang Warga Somba Tidak Tertolong

MAJENE, TAYANG9 – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan. Setelah dianggap …

Peduli Kaum Perempuan Terdampak Covid 19, Lentera Perempuan Mandar Beri Bantuan

Polman, Tayang9 – Akibat pandemi Korona atau COVID-19 yang terus mewabah, kondisi ini terus mengundang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]