Tuesday , October 15 2019
Home / BERITA / IMIKI Sulbar Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Gempa Ambon
Ikatan Ilmu Komunikasi Indonesia (IMIKI) Cabang Sulawesi Barat melakukan penggalangan dana untuk korban bencana gempa bumi di Maluku, Selasa 08 Oktober 2019.

IMIKI Sulbar Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Gempa Ambon

TAYANG9, POLMAN – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Ilmu Komunikasi Indonesia (IMIKI) Cabang Sulawesi Barat melakukan penggalangan dana untuk korban bencana gempa bumi di Maluku, Selasa 08 Oktober 2019.

Oki Nawa Ma, Ketua IMIKI Cabang Sulbar mengatakan, penggalangan dana yang dilakukan itu murni merupakan inisiatif IMIKI sebagai gerakan kemanusiaan untuk membantu meringankan korban musibah gempa bumi Ambon yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

“Kegiatan hari ini merupakan kegiatan kemanuasiaan, yang bertujuan untuk menggalang dana bagi korban gempa di Ambon,” ungkapnya disela acara penggalangan dana.

Kegiatan penggalangan dana yang digelar di Jalan Andi Depu Pekkabata Polewali itu berlangsung sejak pukul 09.00 dan berakhir pukul 15.00 wita yang hasilnya akan dikirim langsung ke rekening IMIKI Cabang Ambon.

“Hasil yang kita dapat hari ini, (siang tadi-red) akan ditransfer langsung ke IMIKI Cabang Ambon dengan harapan bisa ikut meringankan beban korban gemba di Ambon,” tutup Oki Nawa. [Netizen Report: Ingriana/*]

About RAHMAYANI

Lahir dari keluarga petani di Padang Rura dan kini memilih hidup sebagai pembelajar sekaligus jurnalis yang aktiv mengelola rumah baca Sapo Baca Todakka di Manding

Check Also

Ketua DPRD Sulbar Ajak Masyarakat Tolak Radikal dan Terorisme

Mamuju -Tayang9 – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat Suraidah Suhardi, menghadiri …

Wiranto Ditikam, MUI Sulbar : Itu Tidak Dibenarkan Dalam Islam

Mamuju – Tayang9 – Menanggapi peristiwa penikaman terhadap Menkopolhukam Wiranto, yang terjadi beberapa waktu lalu, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]