Thursday , January 23 2020
Home / BERITA / Hadapi 13 Kursi Petahana, Maemunis : Sutinah Tak Perlu Strategi Khusus
Direktur Logos Politica Maemunis Amin.(Foto : Istimewa)

Hadapi 13 Kursi Petahana, Maemunis : Sutinah Tak Perlu Strategi Khusus

Mamuju -Tayang9 – Pilkada Kabupaten Mamuju, Tahun 2020, diprediksi bakal head to head, antara Bacalon pasangan petahana Habsi Wahid dan Irwan Pababari (Habsi – Irwan), dengan Sutinah Suhardi.

Pasangan Habsi – Irwan, yang saat ini berpotensi besar didukung 13 kursi di parlemen, lantaran diusung oleh koalisi partai NasDem dan Hanura, diperkirakan bakal menyulitkan seluruh penantangnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Logos Politika, Maenunis Amin, mengaku bahwa dengan hadirnya survey dari JSI, justru mempertegas keunggulan Partai Demokrat dari NasDem dan Hanura dari sisi pemilih solidnya.

“Kalau mau lebih menukik ke data survey Pileg 2019 lalu, JSI malah menegaskan keunggulan Demokrat, dibanding Nasdem dan Hanura pada segmen strong suporters, atau pemilih solidnya. Demokrat diangka 19,2% sedangkan Nasdem 12,0% sementara Hanura hanya 2,8%. Jadi, bagi Sutinah 13 kursi Habsi-Irwan, itu biasa-biasa saja. Meski 13 kursi terlihat banyak, tapi kita tidak perlu strategi khusus untuk menghadapi efek pengaruhnya,” ucap Maemunis, melalui press rilisnya, 09/01/20.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa  kontestasi Pikada dan Pemilu Legislatif (Pileg), sangat jauh berbeda mulai dari kondisi hingga pemetaan – pemetaannya.

“Setidaknya ada dua hal yang perlu dicatat. Pertama Pileg dan Pilkada sangat berbeda baik kondisi ataupun pemetaannya. Dalam Pilkada variabelnya jauh lebih komprehensif dibanding Pileg. Pileg hanya berhitung BPP sedangkan Pilkada, hitungannya adalah luasan sebaran,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Konsultan politik Sutinah itu menuturkan, bahwa pemetaan  kekuatan petahana akan sangat lemah, jika menggunakan atau mengacu pada data perolehan kursi Pileg, 17 April 2019 lalu.

“Variabel Pileg itu continue dan berjenjang serta tidak linear. Pileg itu ada DPRD kabupaten, provinsi dan pusat. Bandingkan misalnya antara NasDem yang unggul suara di kabupaten, tapi Demokrat unggul di Provinsi. Demokrat 40.014 sedangkan Nasdem 26.867 sementara di DPR – RI Demokrat 40.426 dan NasDem hanya 25.557. Itu data DB1 2019 KPU Mamuju loh,” tutupnya.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Aliansi Peduli Poltek Kembali Lakukan Aksi, Wabup Majene : Bantu Kami Cari Lahan!

MAJENE, TAYANG9- Aliansi Peduli Poltek kembali melakukan aksi jilid ke II bertempat dihalaman kantor Bupati …

HMSS Bersama Polsek Sendana Serahkan Bantuan Untuk Korban Bencana Alam

MAJENE, TAYANG9.COM – Himpuana Mahasiswa Satu Sendana (HMSS) bersama Polisi Sektor Sendana kembali menyerahkan bantuan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]