Friday , February 28 2020
Home / BERITA / Habsi : Camat dan Lurah Harus Mengerti Sedikit Dari yang Banyak
Bupati Mamuju Habsi Wahid saat sambutan diacara pendidikan dan pelatihan peningkatan kapasitas aparatur kecamatan, dan kelurahan.

Habsi : Camat dan Lurah Harus Mengerti Sedikit Dari yang Banyak

Mamuju – Tayang9 – Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid, secara resmi membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan peningkatan kapasitas aparatur kecamatan, dan kelurahan yang digelar oleh Badan Kepegawaian pendidikan dan pelatihan (BKPP) di hotel Matos Mamuju, Kamis, 12/09/19.

Dalam kesempatannya, Habsi Wahid meminta agara para camat dan lurah sebagai ujung tombak pemerintahan dapat melakukan kerja kolektif, dalam rangka suksesi pembangunan dengan mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Untuk melakukan itu, salah satunya dengan peningkatan kapasitas aparatur, intinya camat dan lurah harus mengerti sedikit dari yang banyak,” ucap Habsi

Selain itu ia juga menambahkan, kompleksnya persoalan yang harus difahami camat dan lurah untuk selanjutnya menjadi dasar mereka dalam memfasilitasi kepentingan masyarakat.

“Saat camat dan lurah telah Mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah dan dapat memberikan gambaran nyata atas apa yang telah dilakukan, maka secara keseluruhan masyarakat pasti akan memberikan penilaian yang positif kepada pemerintah daerah,karenanya menempatkan camat dan lurah tidak boleh sembarangan tapi harus yang mampu menjadi panutan di masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Camat Mamuju Syamsul mengatakan, pentingnya Diklat peningkatan kapasitas kepada para camat dan lurah agar diperoleh kesatuan pemahaman terhadap tanggung jawab masing-masing.

“Terlebih dari aspek disiplin ilmu, tidak semua camat berlatar belakang akademis ilmu pemerintahan, sehingga diperlukan pembekalan yang konprehensif terhadap tugas selaku pelayan masyarakat, maupun tanggung jawab sebagai ASN,” kata Syamsul.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Hari Ini, Aksi Solidaritas Atas Insiden Penganiayaan Warga Polman di Papua Akan Digelar

POLMAN, TAYANG9 — Rencananya ratusan masyarakat dari berbagai elemen yang tergabung dalam Aksi solidaritas dan …

KNPI Polman Minta Kapolri Tuntaskan Kasus Penganiayaan Warga Polman di Papua

POLMAN, TAYANG9 –  Ketua DPD (Dewan Pengurus Daerah) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Polewali …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]