Friday , September 20 2019
Home / BERITA / Habsi : Camat dan Lurah Harus Mengerti Sedikit Dari yang Banyak
Bupati Mamuju Habsi Wahid saat sambutan diacara pendidikan dan pelatihan peningkatan kapasitas aparatur kecamatan, dan kelurahan.

Habsi : Camat dan Lurah Harus Mengerti Sedikit Dari yang Banyak

Mamuju – Tayang9 – Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid, secara resmi membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan peningkatan kapasitas aparatur kecamatan, dan kelurahan yang digelar oleh Badan Kepegawaian pendidikan dan pelatihan (BKPP) di hotel Matos Mamuju, Kamis, 12/09/19.

Dalam kesempatannya, Habsi Wahid meminta agara para camat dan lurah sebagai ujung tombak pemerintahan dapat melakukan kerja kolektif, dalam rangka suksesi pembangunan dengan mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Untuk melakukan itu, salah satunya dengan peningkatan kapasitas aparatur, intinya camat dan lurah harus mengerti sedikit dari yang banyak,” ucap Habsi

Selain itu ia juga menambahkan, kompleksnya persoalan yang harus difahami camat dan lurah untuk selanjutnya menjadi dasar mereka dalam memfasilitasi kepentingan masyarakat.

“Saat camat dan lurah telah Mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah dan dapat memberikan gambaran nyata atas apa yang telah dilakukan, maka secara keseluruhan masyarakat pasti akan memberikan penilaian yang positif kepada pemerintah daerah,karenanya menempatkan camat dan lurah tidak boleh sembarangan tapi harus yang mampu menjadi panutan di masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Camat Mamuju Syamsul mengatakan, pentingnya Diklat peningkatan kapasitas kepada para camat dan lurah agar diperoleh kesatuan pemahaman terhadap tanggung jawab masing-masing.

“Terlebih dari aspek disiplin ilmu, tidak semua camat berlatar belakang akademis ilmu pemerintahan, sehingga diperlukan pembekalan yang konprehensif terhadap tugas selaku pelayan masyarakat, maupun tanggung jawab sebagai ASN,” kata Syamsul.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Cara KPU Mamuju Berterimakasih ke Pemilih

Mamuju – Tayang9 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju menggelar kegiatan evaluasi pasilitasi kampanye …

Tiga Komisioner KPID Sulbar Mengikuti Sekolah P3SPS

Mamuju – Tayang9 – Sebanyak 35 orang peserta dari Lembaga Penyiaran, akademisi dan Komisioner KPID, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]