Rabu , Oktober 21 2020
Home / ADVETORIAL / DPRD Majene Gelar Rapat Evaluasi Rapid Test untuk Warga Kurang Mampu
Ilustrasi (net)

DPRD Majene Gelar Rapat Evaluasi Rapid Test untuk Warga Kurang Mampu

MAJENE, Tayang9 – Anggota DPRD Kabupaten Majene bersama dengan sejumlah pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten Majene menggelar rapat evaluasi terkait pelaksaan rapid test Covid-19 di wilayah tersebut.

Rapat evaluasi yang dilaksankan di gedung DPRD Majene pada Jumat (5/6), dihadiri anggota DPRD Majene, Tim Gugus Tugas Covid-19 Majene oleh Kepala Dinas Kesehatan, Rahmat Malik, Direktur RSUD Majene Yopie Handayani dan para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Majene, Kasman Kabil, Kepala Badan Pegelolaaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Nahdla BP pejabat Asisten I Pemda Majene.

Dalam rapat evaluasi yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD tersebut merekomendasikan agar Pemda Majene untuk re-focusing anggaran rapid test bagi orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP) serta orang tanpa gejala (OTG), dialihkan untuk rapid test bagi masyarakat yang kurang mampu yang akan melakukan perjalanan luar daerah secara gratis.

Untuk pelaksanaan rapid test gratis ini nantinya, dilakukan di Rumah Sakit Majene serta empat puskesmas yang telah ditunjuk yang selanjutnya secara tehknis akan diserahkan kepada Dinkes Majene.

Diakhir kegiatan, disampaikan rapat lanjutan akan dilaksanakan pada tanggal (9/6) mendatang, dengan agenda pembahasan tentang realisasi program penanggulangan dan pencegahan Covid-19 serta ketersediaan anggaran untuk pengadaan rapid test. (**)

About EDITOR

Redaksi Koran Online TAYANG9.COM - "Menulis Gagasan, Mencatat Peristiwa" Boyang Nol Pitu Berkat Pesona Polewali Sulbar. Email: sureltayang9@gmail.com Gawai: +62 852-5395-5557

Check Also

DPRD Majene Undang Dinkes Bahas Polemik Biaya Rapid Test

MAJENE, Tayang9 – Menyikapi surat edaran oleh Dinas Kesehatan tentang biaya Rapid Daignostic Test (RDT) …

Hadiri Pemakaman Mantan Wakil Ketua DPRD Majene, RDP Ditunda

Majene, Tayang9 – Rapat dengar pendapat (RDP) antara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTPP) Covid …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]