Friday , September 20 2019
Home / ADVETORIAL / Bazda Mamuju Salurkan 550 Paket Sembako, Habsi : Ini Sebagian Besar Hasil Zakat Profesi
Bupati Mamuju Habsi Wahid saat sambutan diacara penyaluran paket sembako Bazda Mamuju.

Bazda Mamuju Salurkan 550 Paket Sembako, Habsi : Ini Sebagian Besar Hasil Zakat Profesi

Mamuju – Tayang9 – Badan amil zakat daerah (Bazda) Kabupaten Mamuju, secara resmi menyalurkan bantuan berupa paket sembako pada 550 masyarakat kurang mampu, di Pelataran Kantor Bazda,Kamis,16/05/19.

Paket sembako yang berisi gula, susu, dan terigu tersebut, diserahkan langsung oleh Bupati Habsi Wahid, bersama Ketua Bazda Kabupaten Mamuju Arifin.HP.Dara.

“Ini sebagian besar, adalah hasil dari zakat profesi yang diberikan oleh para ASN Pemkab Mamuju, hari ini di berikan kepada kita sekalian mudah-mudahan bisa sedikit meringankan beban di bulan ramadhan ini,” ucap Habsi.

Sementara itu secara teknis Kepala Badan Amil zakat Mamuju Arifin.HP. Dara menerangkan, bahwa penyaluran zakat tahun ini tidak diberikan secara tunai, melainkan dengan paket sembako agar masyarakat dapat langsung memanfaatkan bantuannya.

“Diprediksi jumlah bantuan yang diserahkan bertahap, masih akan bertambah menyusul masih adanya warga yang belum terakomodasi,” beber Arifin.(*) 

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Cara KPU Mamuju Berterimakasih ke Pemilih

Mamuju – Tayang9 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju menggelar kegiatan evaluasi pasilitasi kampanye …

Tiga Komisioner KPID Sulbar Mengikuti Sekolah P3SPS

Mamuju – Tayang9 – Sebanyak 35 orang peserta dari Lembaga Penyiaran, akademisi dan Komisioner KPID, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]