Friday , September 20 2019
Home / ADVETORIAL / ABM Himbau Masyarakat Tak Putus Silaturahmi Karena Beda Pilihan di Pemilu
Gubernur Alibaal Masdar sambutan saat safari Ramadhan di Kabupaten Majene.

ABM Himbau Masyarakat Tak Putus Silaturahmi Karena Beda Pilihan di Pemilu

Mamuju – Tayang9 – Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Alibaal Masdar (ABM) bersama rombongan, menggelar Safari Ramadhan 1440 H,di Masjid Raya Raudhatul Abidin, lingkungan Saleppa, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Rabu,15/05/19.

Gubernur Provinsi Sulawesi Barat ABM dalam kesempatannya selain menyampaikan terkait agenda pembangunan yang dilaksanakan Pemprov Sulbar di 2019, serta dana bantuan pembangunan menara Masjid Raudharul Abidin.pihaknya juga menghimbau, agarperbedaan pilihan yang mungkin terjadi saat pelaksanaan pemilu serantak pada 17 April lalu, jangan sampai memutuskan tali silaturrahmi.

“Beberapa waktu yang lalu kita telah melaksanakan pemilu serentak, dan boleh jadi pilihan kita berbeda.Tapi  jangan karena perbedaan itu menyebabkan kita memutuskan tali silaturrahmi” tandas Ali Baal.

Selain itu ia juga mengajak masyarakat, untuk mempererat ukhuwah islamiah, memperkokoh persatuan dan kesatuan, serta jauhkan diri dari berburuk sangka dalam bulan suci ramadhan.

“Bulan suci ramadhan sebagai bulan penuh berkah, yang di dalamnya bertabur pahala, dan penuh pengapunan bagi orang yang bertaqwa,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa terkait pembangunan yang dilaksanakan Pemprov Sulbar pada tahun ini, hal tersebut bertumpu pada lima program prioritas utama, yakni perbaikan infrastruktur dan konektifitas, perbaikan kualitas SDM dan kebudayaan, penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, peningkatan ekonomi dalam upaya penanggulangan kemiskinan, dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Untuk dana bantuan pembangunan menara masjid, dana tersebut sudah ada dan berasal dari anggota DPR -RI Andi Ruskati Ali Baal sebesar 50 juta Rupiah.Pemprov Sulbar sendiri juga sudah menyiapkan dana sebesar 100 juta rupiah pada tahun depan,” bebernya.

Mantan Bupati Polewali Mandar 2 periode itu juga menuturkan, bahwa untuk mendapatkan dana tersebut, pihak panitia pembangunan Masjid Raya Raudhatul Abidin, diminta memasukkan proposal bantuan dana pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

“Bantuan ini sudah ada sebelum diminta, hanya saja perlu memasukkan proposal, karena syaratnya memang seperti itu. Dana ini dari ibu anggota DPRD komisi VIII Andi Ruskati Ali Baal melalui Menteri Agama, selanjutnya dari Menteri  diberikan kepada Kanwil Agama Sulbar,”tutupnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Bupati Majene Fahmi Massiara, mengaku sangat bersyukur atas dipilihnya Masjid Raya Raudhatul Abidin, sebagai tempat pelaksanaan Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

“Semoga safari ramadhan Pemprov Sulbar tersebut, selalu berjalan lancar dan sukses sesuai jadwal yang telah diatur.Kakanwil Kemenag Sulbar,” ungkap Fahmi.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Cara KPU Mamuju Berterimakasih ke Pemilih

Mamuju – Tayang9 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju menggelar kegiatan evaluasi pasilitasi kampanye …

Tiga Komisioner KPID Sulbar Mengikuti Sekolah P3SPS

Mamuju – Tayang9 – Sebanyak 35 orang peserta dari Lembaga Penyiaran, akademisi dan Komisioner KPID, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]