Musrenbang Tobadak Tekankan Prioritas Program di Tengah Efisiensi Anggaran
Pembangunan harus berbasis data dan kebutuhan rill masyarakat agar penganggaran tepat sasaran.

MATENG, Tayang9.com — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, memasuki hari kelima sekaligus penutupan, Kamis (12/2/2026). Kegiatan yang digelar di pusat pemerintahan kabupaten itu menjadi forum penyelarasan aspirasi masyarakat dengan prioritas pembangunan daerah.
Musrenbang dibuka oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary Anwar, didampingi Ketua DPRD Hj. Nirmalasari Aras, Wakil Ketua DPRD Hamka, anggota DPRD dari daerah pemilihan Tobadak dan Topoyo, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala desa se-Kecamatan Tobadak, serta tokoh masyarakat, agama, pemuda, dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Askary menegaskan pentingnya penentuan skala prioritas program di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang juga berdampak pada pemerintah daerah.
“Dalam kondisi anggaran yang terbatas, diperlukan strategi yang matang agar program yang dihasilkan melalui Musrenbang benar-benar prioritas dan memberi dampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa setiap usulan pembangunan harus berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat agar penganggaran tepat sasaran. Selain itu, usulan dari desa diharapkan selaras dengan delapan misi pembangunan daerah, termasuk visi menjadikan Mamuju Tengah sebagai daerah agropolitan yang mandiri.
Musrenbang Kecamatan Tobadak juga menyoroti pentingnya penguatan sektor pertanian, hilirisasi komoditas unggulan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari strategi transformasi ekonomi daerah.
Melalui forum ini, pemerintah daerah berharap seluruh program yang dirumuskan dapat terintegrasi dalam perencanaan dan penganggaran tahun mendatang secara efektif dan berkelanjutan.




