Integrasi Tata Kelola Pemerintahan dan Revitalisasi BUMDes-KopDes “Merah Putih” Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Kuajang

POLMAN, TAYANG9 — Pemerintah Desa Kuajang bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan mitra strategis lokal menggelar seminar bertema “Integrasi Tata Kelola Pemerintahan Desa dan Revitalisasi BUMDes-KopDes (Merah Putih) dalam Mendukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional”.
Acara berlangsung 26 Januari 2026 di Balai Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, dengan menghadirkan narasumber utama Muhammad Nahar, Korcam TPP P3MD Kemendes PDT RI Kecamatan Matakali.
Suasana seminar tampak hangat dan penuh semangat, sebagaimana tergambar dalam dokumentasi kegiatan: perangkat desa, anggota BPD, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemuda dan mahasiswa duduk bersama dalam ruang pertemuan yang dihiasi dengan struktur organisasi pemerintahan desa dan struktur BPD Desa Kuajang. Kehadiran simbol negara berupa Garuda Pancasila dan deretan trophy serta sertifikat di ruang acara menegaskan nuansa formal sekaligus kebanggaan atas capaian desa.
Dalam paparannya, Muhammad Nahar menekankan bahwa integrasi tata kelola desa dengan penguatan BUMDes-KopDes merupakan strategi nyata untuk menjawab tantangan pangan di tingkat lokal. “Desa harus menjadi garda terdepan dalam memastikan ketersediaan, akses, dan keberlanjutan pangan. Revitalisasi BUMDes-KopDes bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal kedaulatan pangan masyarakat desa,” ujarnya.
Diskusi interaktif yang berlangsung menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah desa, lembaga ekonomi desa, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pangan yang berkelanjutan. Dokumentasi foto menunjukkan antusiasme peserta, baik dari unsur pemerintah desa maupun pemuda, yang aktif menyimak dan berdiskusi.
Selain itu, seminar juga menghasilkan rekomendasi strategis, antara lain:
• Penguatan kapasitas kelembagaan BUMDes-KopDes melalui pelatihan manajemen dan tata kelola usaha.
• Integrasi program ketahanan pangan desa dengan kebijakan nasional, sehingga desa menjadi mitra aktif dalam pencapaian target pemerintah pusat.
• Pemberdayaan masyarakat dan kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat rantai pasok pangan lokal.
• Transparansi dan akuntabilitas tata kelola desa agar setiap program dapat dipantau dan dievaluasi secara partisipatif.
Kepala Desa Kuajang menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemendes PDT RI melalui TPP P3MD, serta menegaskan komitmen desa untuk menjadikan BUMDes-KopDes Merah Putih sebagai pilar utama dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dengan semangat kebersamaan yang tercermin dalam dokumentasi kegiatan, Desa Kuajang berharap langkah ini dapat menjadi model bagi desa-desa lain di Polewali Mandar maupun secara nasional, bahwa integrasi tata kelola pemerintahan desa dengan revitalisasi BUMDes-KopDes mampu menghadirkan solusi nyata bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.




