Friday , August 23 2019
Home / ADVETORIAL / Warga Dungkait Berharap Lebih ke Pemkab Mamuju
Foto Bersama Pemkab Mamuju dengan masyarakat Tapalang Barat saat gelaran safari Ramadhan di Desa Dungkait.

Warga Dungkait Berharap Lebih ke Pemkab Mamuju

Mamuju – Tayang9 – Hari ke 11 Ramadhan, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mamuju bersama rombongan, melakukan kunjungan kerja dalam program Safari Ramadhan di Kecamatan Tapalang Barat, guna merekatkan persatuan antara masyarakat dan pemerintah Kamis,16/05/19.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Hasbi salah seorang masyarakat mengucap syukur, sebab dalam kunjungan Pemerintah Kabupaten Mamuju tersebut, dirangkaikan dengan buka puasa bersama dengan masyarakat Kecamatan Tapalang Barat, sekaligus dirangkaikan dengan pembagian sembako.

“Harapan saya, mudah-mudahan kedepannya kita dapat melanjutkan bahkan meningkatkan apa yang telah kita peroleh saat ini, kami juga mendoakan semoga semuanya dipanjangkan umurnya dan kita juga dapat melanjutkan pembangunan daerah, mudah-mudahan kedepannya Bapak Bupati tetap terpilih”ungkap Muhammad Hasbi.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Mamuju Habsi Wahid berpesan pada masyarakat agar kembali merajuk kebersamaan, mengingat banyaknya perbedaan pada saat pelaksanaan pemilu.

“Mari kita merajuk kembali kebersamaan kita, merajuk kembali kekeluargaan kita, dan meningkatkan keduanya.Dan yang paling penting adalah saling menghargai sehingga dengan demikian, semuanya dapat diwujudkan dengan baik” ujar Habsi.

Untuk diketahui melalui agenda tersebut, Pemkab Mamuju kembali menyalurkan bantuan untuk pembangunan Masjid, yaitu Nurul dakwah sebanyak Rp100.000.000, Nurul jannah labuang rano sebanyak Rp50.000.000, Nurul jihad sebanyak Rp50.000.000, Jabal Nur dipangasaan sebanyak Rp10.000.000,Istiqlal di Dusun Uhai Manyong lebani sebanyak Rp10.000.000, Hubbul Watan sebanyak Rp20.000.000, Al Zikra dusun Tinaungan labuang rano sebanyak Rp20.000.000, Nurul hidayah Rp10.000.000, dan Al-amin paseangan Rp20.000.000, serta Al-mustaq sebanyak Rp20.000.000, total jumlahnya Rp 310.000.000. (*) 

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Ombudsman Sulbar Buka Pos Pengaduan di Kecamatan

Mamuju – Tayang9 – Dalam rangka memaksimalkan proses tindaklanjut penanganan pengaduan masyarakat, tim Penerimaan dan …

Di Forum Muktamar, PKB Mamasa Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

Polewali – Tayang9 – Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mamasa, dipastikan akan tetap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]