Senin , Juni 1 2020
Home / ADVETORIAL / Warga Dungkait Berharap Lebih ke Pemkab Mamuju
Foto Bersama Pemkab Mamuju dengan masyarakat Tapalang Barat saat gelaran safari Ramadhan di Desa Dungkait.

Warga Dungkait Berharap Lebih ke Pemkab Mamuju

Mamuju – Tayang9 – Hari ke 11 Ramadhan, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mamuju bersama rombongan, melakukan kunjungan kerja dalam program Safari Ramadhan di Kecamatan Tapalang Barat, guna merekatkan persatuan antara masyarakat dan pemerintah Kamis,16/05/19.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Hasbi salah seorang masyarakat mengucap syukur, sebab dalam kunjungan Pemerintah Kabupaten Mamuju tersebut, dirangkaikan dengan buka puasa bersama dengan masyarakat Kecamatan Tapalang Barat, sekaligus dirangkaikan dengan pembagian sembako.

“Harapan saya, mudah-mudahan kedepannya kita dapat melanjutkan bahkan meningkatkan apa yang telah kita peroleh saat ini, kami juga mendoakan semoga semuanya dipanjangkan umurnya dan kita juga dapat melanjutkan pembangunan daerah, mudah-mudahan kedepannya Bapak Bupati tetap terpilih”ungkap Muhammad Hasbi.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Mamuju Habsi Wahid berpesan pada masyarakat agar kembali merajuk kebersamaan, mengingat banyaknya perbedaan pada saat pelaksanaan pemilu.

“Mari kita merajuk kembali kebersamaan kita, merajuk kembali kekeluargaan kita, dan meningkatkan keduanya.Dan yang paling penting adalah saling menghargai sehingga dengan demikian, semuanya dapat diwujudkan dengan baik” ujar Habsi.

Untuk diketahui melalui agenda tersebut, Pemkab Mamuju kembali menyalurkan bantuan untuk pembangunan Masjid, yaitu Nurul dakwah sebanyak Rp100.000.000, Nurul jannah labuang rano sebanyak Rp50.000.000, Nurul jihad sebanyak Rp50.000.000, Jabal Nur dipangasaan sebanyak Rp10.000.000,Istiqlal di Dusun Uhai Manyong lebani sebanyak Rp10.000.000, Hubbul Watan sebanyak Rp20.000.000, Al Zikra dusun Tinaungan labuang rano sebanyak Rp20.000.000, Nurul hidayah Rp10.000.000, dan Al-amin paseangan Rp20.000.000, serta Al-mustaq sebanyak Rp20.000.000, total jumlahnya Rp 310.000.000. (*) 

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Pelayanan RSUD Majene Dianggap Tidak Maksimal, Nyawa Seorang Warga Somba Tidak Tertolong

MAJENE, TAYANG9 – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan. Setelah dianggap …

Peduli Kaum Perempuan Terdampak Covid 19, Lentera Perempuan Mandar Beri Bantuan

Polman, Tayang9 – Akibat pandemi Korona atau COVID-19 yang terus mewabah, kondisi ini terus mengundang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]