Selasa , April 7 2020
Home / ADVETORIAL / Satpol PP Polman Razia Pelajar yang Berkeliaran di Keramaian

Satpol PP Polman Razia Pelajar yang Berkeliaran di Keramaian

POLMAN, TAYANG9 – Satuan polisi pamong praja Kabupaten Polman, melakukan razia pelajar di tiga titik yakni pasar baru, pasar sentral dan pasar Wonomulyo, Jumat, 20 Maret 2020.

Razia dilakukan menyusul himbauan bupati untuk meliburkan siswa selama 14 hari karena virus corona.

Kepala Satpol PP Polman, Aco Djalaluddin mengatakan, razia dilakukan karena adanya himbauan bupati untuk tidak beraktifitas di luar rumah termasuk para pelajar.



“Yang kita lakukan hari ini ialah merazia siswa yang masih berkeliaran menyusul 14 hari masa libur yang ditetapkan oleh bupati Polman” ungkapnya.

Ditambahkannya, saat melakukan razia di tiga titik pihaknya menemukan puluhan pelajar yang masih berkeliaran di tempat-tempat umum.

Selain melakukan razia satpol PP menghimbau dalam masa libur 14 hari ke depan agar seluruh anak sekolah dan anak di bawah umur tetap berada di rumah dan tidak berkeliaran termasuk di pasar.



Lebih lanjut ia juga mengatakan razia pelajar ini akan rutin dilakukan seiring masa libur pelajar yang ditetapkan bupati Polman. [*]

About RAHMAYANI

Lahir dari keluarga petani di Padang Rura dan kini memilih hidup sebagai pembelajar sekaligus jurnalis yang aktiv mengelola rumah baca Sapo Baca Todakka di Manding

Check Also

DPD II Golkar Polman Sepakat Tak Beri Dukungan Kepada Kandidat di Musda, Begini Alasannya,

POLMAN, TAYANG9 – Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar Provinsi Sulwesi Barat yang sedianya akan digelar …

Akibat Langka dan Mahal, Pemuda Galeso Buat Antiseptik Ramah Lingkungan

Polman, Tayang9 – Kelangkaan antiseptik saat ini membuat sekelompok pemuda di Desa galeso Kecamatan Wonomulyo, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]