BERITASTRAIGHT NEWS

Rumah Asrul di Desa Bulo Direhab Melalui TMMD ke-127, Hunian Lebih Layak Mulai Terwujud

Program rehabilitasi RTLH Melalui TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman terus berprogres di tengah Ramadhan, menghadirkan harapan baru bagi warga penerima manfaat di Desa Bulo.

POLMAN, TAYANG9 — Kebahagiaan dirasakan Asrul (41), warga Dusun Batu Menganga, Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, setelah rumah yang ditempatinya kini berubah lebih kokoh.

Dinding rumah yang sebelumnya sederhana kini telah mulai diplester, sementara bagian lantai juga tengah diperbaiki. Meski belum rampung sepenuhnya, perubahan tersebut sudah menghadirkan harapan baru bagi keluarga Asrul akan hunian yang lebih aman dan layak.

Perbaikan rumah tersebut merupakan bagian dari program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang masuk dalam sasaran tambahan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman di Desa Bulo.

“Alhamdulillah, berkah Ramadhan tahun ini luar biasa. Kami dapat renovasi rumah. Selain dapat rumah, kami juga seperti dapat keluarga baru dari anggota satgas TMMD,” ujar Asrul dengan mata berbinar, Jumat (20/2/2026).

Bagi Asrul, kehadiran anggota satgas bukan sekadar membangun dinding dan lantai rumahnya. Mereka hadir, bekerja bersama, bercanda, bahkan berbagi cerita di sela-sela pekerjaan. Kebersamaan itu yang membuat suasana pengerjaan terasa hangat meski dilakukan di tengah ibadah puasa.

Pasiter Kodim 1402/Polman, Kapten Inf Alimuddin, mengatakan bahwa selama bulan Ramadhan, sebagian pekerjaan disesuaikan waktunya. Untuk sasaran tambahan seperti RTLH dan pembangunan MCK, pengerjaan dilakukan pada malam hari agar tidak terlalu menguras tenaga personel dan warga yang berpuasa.

“Karena saat ini bulan Ramadhan, sebagian anggota bekerja malam, khususnya untuk sasaran tambahan seperti RTLH dan MCK. Kita atur agar pekerjaan tetap berjalan tanpa mengganggu kondisi fisik,” kata Alimuddin.

Ia menegaskan, TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun kedekatan antara TNI dan masyarakat. Gotong royong yang terjalin selama proses renovasi menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan adalah kekuatan utama dalam membangun desa.

Di rumah yang perlahan berubah menjadi lebih layak itu, Asrul menyimpan harapan baru. Ramadhan tahun ini bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang rasa syukur atas perubahan yang kini mulai nyata di depan mata.

Renovasi rumah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan desa.(*)

ANDI BASO IAN

Santri Kehidupan yang Sedang Belajar Menulis

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: