Friday , August 23 2019
Home / ADVETORIAL / Resmi Dilantik, 4 Pejabat Kades di Mamuju Diwarning Bupati
Bupati Mamuju Habsi Wahid saat memimpin prosesi pelantikan 4 Pejabat Kades.

Resmi Dilantik, 4 Pejabat Kades di Mamuju Diwarning Bupati

Mamuju – Tayang9 – Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid, secara resmi kembali melantik empat penjabat Kepala Desa (Kades), di ruang pola Kantor Bupati Mamuju, Senin, 22/07/19.

Bupati Kabupaten Mamuju Habsi Wahid dalam arahannya, mengingatkan seluruh Pejabat Kades tersebut, untuk segera melakukan serah terima dengan pejabat lama. Karena menurutnya, serah terima adalah hal yang terbilang penting, agar segera diketahui apa saja asset desa yang ditinggalkan oleh pejabat lama, termasuk berapa sisa APBDes yang akan dikelola oleh pejabat baru.

“Pertama-tama serah terima dengan pejabat yang lama. Segala bentuk belanja atau anggaran yang telah dibelanjakan oleh kades yang lama itu perlu dipertanggungjawabkan dan saudara harus ketahui, saudara harus membuat serah terima fisik berapa anggaran yang akan saudara pegang. Sebab saudara akan melanjutkan bentuk pelaksanaan anggaran,” ucap Habsi.

Selain itu ia juga menambahkan, agar para penjabat kepala desa dapat terus belajar dengan membaca pedoman peraturan perundang-undangan, peraturan pemerintah, Peraturan Bupati hingga Peraturan Desa.Tak hanya itu, ia juga meminta agar penjabat kepala desa juga dapat mengetahui kondisi masyarakat yang akan dipimpin.

“Setidak-tidaknya besok saudara harus melakukan pengenalan dengan seluruh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama juga ibu-ibu yang ada di desa saudara sekalian. Kenali, dan bangun komunikasi yang baik dengan mereka, karena mereka yang akan membantu saudara dalam mengerjakan tugas-tugas kedepan,” tutupnya.

Untuk diketahui, adapun 4 orang pejabat Kepala Desa yang resmi dilantik secara bersamaan yakni, Budiama, Kepala Desa  Buttuada, Cahyadi Yohang Kalipung Kepala Desa Mappu, Andi Irwan Kepala Desa Tamalea dan Marannu P. Poli Kepala Desa Salutiwo.(*/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Ombudsman Sulbar Buka Pos Pengaduan di Kecamatan

Mamuju – Tayang9 – Dalam rangka memaksimalkan proses tindaklanjut penanganan pengaduan masyarakat, tim Penerimaan dan …

Di Forum Muktamar, PKB Mamasa Dorong Percepatan Pembangunan Daerah

Polewali – Tayang9 – Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mamasa, dipastikan akan tetap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]