Friday , September 20 2019
Home / BERITA / Pemkab Mamuju Siapkan Sanksi Bagi ASN yang Menambah Libur  
Sekda Kabupaten Mamuju Suaib.

Pemkab Mamuju Siapkan Sanksi Bagi ASN yang Menambah Libur  

Mamuju – Tayang9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, dipastikan akan memberikan sanksi bertingkat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), yang tak “On Time” masuk kerja pasca libur lebaran.

Sekertaris Daerah Suaib menghimbau, agar seluruh ASN khsususnya dilingkup Pemkab Mamuju, tidak main-main dalam melaksankan aturan libur dalam rangka hari raya idulfitri.

“Sebagai ASN kita berhak menikmati libur, apalagi dalam momentum lebaran, namun harus diingat kita juga terikat pada aturan. Liburnya kan sudah cukup lama jadi harusnya semua bisa kembali bekerja sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan pemerintah,” ucap Suaib,  dalam keterangan persnya, Senin, 03/05/19.

Selain itu ia juga menambahkan, bagi ASN yang menambah libur, dan tidak masuk kerja pada hari Senin tanggal 10 juni 2019 mendatang, dipastikan akan menerima sanksi bertingkat, yang rujukan utamanya dari penerapan dari PP 53 Tahun 2010, tentang disiplin pegawai.

“Selanjutnya, akan dilakukan pemotongan tunjangan kinerja yang besarannya 25 %, bagi yang tidak masuk hari pertama, selanjutnya 50 % pemotongan bagi yang masih alpa hinga hari kedua. Dan yang tidak masuk hingga hari ketiga tunjangan kinerjanya akan dihilangkan 100 %,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa pihaknya akan langsung mengevaluasi kehadiran ASN pada pelaksanaan upacara bendera hari Senin  10 juni 2019 mendatang. Selanjutnya akan dilakukan silaturahmi sekaligus Inspeksi terhadap kehadiran ASN di semua OPD lingkup Pemkab Mamuju, yang akan dipimpin sendiri oleh Bupati Mamuju bersama Wakil Bupati untuk memastikan objektifitas pelaporan absensi tiap OPD.

“Mari manfaatkan waktu liburan ini dengan sebaik-baiknya, selama tidak melanggar aturan yang ditetapkan semua pasti akan berjalan dengan baik,” tutupnya.(*/FM) 

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Cara KPU Mamuju Berterimakasih ke Pemilih

Mamuju – Tayang9 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju menggelar kegiatan evaluasi pasilitasi kampanye …

Tiga Komisioner KPID Sulbar Mengikuti Sekolah P3SPS

Mamuju – Tayang9 – Sebanyak 35 orang peserta dari Lembaga Penyiaran, akademisi dan Komisioner KPID, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]