Selasa , April 7 2020
Home / BERITA / Pagar Nusa Polman Gelar UKT, Suryananda : Atlet Silat Butuh Perhatian Pemerintah
Peserta UKT yang diikuti sebanyak 52 atlet silat Pagar Nusa Polman

Pagar Nusa Polman Gelar UKT, Suryananda : Atlet Silat Butuh Perhatian Pemerintah

TINAMBUNG, TAYANG9 – Pimpinan Cabang Pencak Silat NU Pagar Nusa Kabupaten Polman, Sulawesi Barat menggelar ujian kenaikan tingkat (UKT) diikuti 52 peserta yang di Pusatkan di PAC Kecamatan Tinambung, Minggu (19/01) .

Ketua Pencak Silat NU Pagar Nusa Polman Abdul Azis mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan untuk menguji peserta untuk kenaikan tingkat terhadap apa yang telah diperoleh selama mereka belajar.

“UKT kali ini diisi dengan materi ujian fisik, keterampilan, dan ke-NUan. Tujuannya, untuk memperkuat doktrin sebagai kader NU militan,” ungkapnya

Sementra itu, Ketua Pagar Nusa PAC Tinambung Muh. Fajrin, mengatakan bahwa kegiatan UKT pertama kalinya menyelenggarakan PAC PN Tinambung.

“Semoga kedepan antara PN Tinambung terus bersinergi dengan NU lainnya didalam mengembangkan dan memajukan NU baik dalam hal keagamaan maupun sosial kemasyarakatan,” harapnya

Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum Wikayah Pagar Nusa Sulawesi Barat, Suryananda juga turut hadir. Kepada santri Pagar Nusa, dia mengatakan agar selalu mengedepankan sikap disiplin dan taat terhadap aturan.

“Siapapun dan apapun perguruan silatnya, jika sudah masuk menjadi bagian dari Pagar Nusa, minimal harus mau mengikuti aturan dari organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Sebab Pagar Nusa adalah badan otonom dari NU yang harus siap menjadi benteng para Ulama dan NKRI.”terang Surya.

Surya menambahkan Perkembangan Pagar Nusa di wilayah Polman semakin berkembang. Ini menunjukkan bahwa kaderisasi pimpinan cabang polmam terus berjalan dengan baik. Ia berharap Pagar Nusa Polman tetap harus rendah hati dan menjaga komunikasi dengan organisasi pencak silat lain.

“Tetap harus guyub rukun. Karena damai itu indah. Di dalam Islam pun juga mengajarkan agar kita senantiasa hidup berdampingan dan guyub rukun,” pungkas Surya

Surya pun berpesan kepada pemerintah Polman agar Beladiri Lokal seperti pencak silat masih butuh perhatian pemerintah, minimal pemberian bantuan fasilitas atau gelaran turnamen lokal. Sehingga atlet-atlet yang berbakat bisa bersaing dilevel nasional dan internasinal.

“Pemerintah mestinya memberi perhatian kepada atlet-atlet Beladiri, sebab di Polman ini terdapat banyak perguruan dan pesilat-pesilat berpotensi,” harap Suryananda yang juga mantan aktifis PMII ini

About NASRUL MASSE

Seorang nelayan yang ingin terus menulis kemudian membaca saat di daratan.

Check Also

DPD II Golkar Polman Sepakat Tak Beri Dukungan Kepada Kandidat di Musda, Begini Alasannya,

POLMAN, TAYANG9 – Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar Provinsi Sulwesi Barat yang sedianya akan digelar …

Akibat Langka dan Mahal, Pemuda Galeso Buat Antiseptik Ramah Lingkungan

Polman, Tayang9 – Kelangkaan antiseptik saat ini membuat sekelompok pemuda di Desa galeso Kecamatan Wonomulyo, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]