Tuesday , June 25 2019
Home / BERITA / Kendaraan Roda Empat Diduga Aset Pemprov Sulbar Disita Polisi
Kapolres "Metro" Mamuju AKBP Moh.Rivai Arvan saat dikonfirmasi oleh awak media.

Kendaraan Roda Empat Diduga Aset Pemprov Sulbar Disita Polisi

Mamuju – Tayang9 – Kepolisian Resort Polres “Metro” Mamuju, berhasil mengamankan 1 unit kendaraan roda 4 (Mobil), yang diduga masih milik atau aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat.

Kapolres “Metro”Mamuju AKBP. Moh.Rivai Arvan, mengatakan bahwa kendaraan tersebut berhasil diamankan tepatnya di Pelabuhan Fery, Kelurahan Simboro.

“Kami temukan, saat kedapatan mengantar penumpang tanpa surat-surat yang lengkap,” ucap AKBP. Moh.Rivai Arvan, Senin, 03/06/19.

Selain itu ia juga menambahkan, berdasarkan pengakuan dari sang sopir, bahagia pemilik kendaraan atau mobil tersebut, adalah merupakan oknum pensiunan dilingkup pegawai Pemprov Sulawesi Barat.

“Mirisnya lagi, mobil jenis kijang inova tersebut, belum dikembalikan ke Pemprov Sulbar,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa sampai saat ini mobil tersebut masih berada di halaman Kantor Satlantas Polres “Metro” Mamuju.

“Hingga saat ini, kendaraan itu masih terparkir di halaman Sat Lantas Polres “Metro” Mamuju,” tutupnya.(MH/Edo/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Bawaslu Polman Gelar Raker Penyusunan Laporan Keuangan

TAYANG9-Penyelenggara pengawasan perlu membangun komitmen dalam bekerja, utamanya terkait semua tahapan Pileg dan Pilpres yang …

Soal Pergantian GTT di Mamuju, Kadisdikpora : Kita Mau yang Disiplin

Mamuju – Tayang9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KACO baru saja menaiki punggung kuda balibbinna, namun belum sempat ia keluar menuju jalan yang berkerikil depan rumahnya, mendadak ia disuguhi pemandangan segerombol anak-anak putih abu yang berkonvoi memacu sepeda motornya dengan suara knalpot yang memekik mengalahkan ringkik kudanya. Urung melangkahkan kaki kudanya, Kaco lalu berteriak dan bertanya kepada Cicci yang sedang membilas daster kenu’na di samping passauang, “allo apa dite’e di’e Kindo’na”. Cicci menjawab, “allo araba’ sippara hari pendidikan nasional”. Kaco membatin, “Oh, pantas anak-anak sekolah itu merayakannya dengan trek-trekan. Semoga kemajuan pendidikan tidak saja bergerak lamban, namun berlari kencang sekencang sepeda motor trek-trekan anak putih abu itu”.[yat teha]