Selasa , Juni 2 2020
Home / BERITA / Kendaraan Roda Empat Diduga Aset Pemprov Sulbar Disita Polisi
Kapolres "Metro" Mamuju AKBP Moh.Rivai Arvan saat dikonfirmasi oleh awak media.

Kendaraan Roda Empat Diduga Aset Pemprov Sulbar Disita Polisi

Mamuju – Tayang9 – Kepolisian Resort Polres “Metro” Mamuju, berhasil mengamankan 1 unit kendaraan roda 4 (Mobil), yang diduga masih milik atau aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat.

Kapolres “Metro”Mamuju AKBP. Moh.Rivai Arvan, mengatakan bahwa kendaraan tersebut berhasil diamankan tepatnya di Pelabuhan Fery, Kelurahan Simboro.

“Kami temukan, saat kedapatan mengantar penumpang tanpa surat-surat yang lengkap,” ucap AKBP. Moh.Rivai Arvan, Senin, 03/06/19.

Selain itu ia juga menambahkan, berdasarkan pengakuan dari sang sopir, bahagia pemilik kendaraan atau mobil tersebut, adalah merupakan oknum pensiunan dilingkup pegawai Pemprov Sulawesi Barat.

“Mirisnya lagi, mobil jenis kijang inova tersebut, belum dikembalikan ke Pemprov Sulbar,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa sampai saat ini mobil tersebut masih berada di halaman Kantor Satlantas Polres “Metro” Mamuju.

“Hingga saat ini, kendaraan itu masih terparkir di halaman Sat Lantas Polres “Metro” Mamuju,” tutupnya.(MH/Edo/FM)

About MASDAR

lahir dari keluarga petani, dan kini tengah serius menjadi seorang jurnalis dan penulis baik.

Check Also

Pelayanan RSUD Majene Dianggap Tidak Maksimal, Nyawa Seorang Warga Somba Tidak Tertolong

MAJENE, TAYANG9 – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Majene kembali menjadi sorotan. Setelah dianggap …

Peduli Kaum Perempuan Terdampak Covid 19, Lentera Perempuan Mandar Beri Bantuan

Polman, Tayang9 – Akibat pandemi Korona atau COVID-19 yang terus mewabah, kondisi ini terus mengundang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KACO Siang itu, Kaco sala pa'dutang, tidak ada yang bisa dilakukan selain mamurrus. Dalam kecepatan 180 perjam, Kaco terpaksa ma'ondongngi appang bassi siola bala beke. Cicci yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa terbahak. Belum selesai Cicci tertawa melihat kelakuan Kaco, Cicci juga kemudian mengangkat daster dan lari tunggang langgang. Jingkang dan meloncati petawung anna passukkeang. Cicci pikir Kaco lari karena dikejar anjing gila. Ternyata belakangan Cicci tahu kalau ternyata Kaco mamurrus karena hendak menuju pappelembangan karena nalulang setelah manggasa' kaweni pagi tadi.”.[yat teha]