BERITASTRAIGHT NEWS

Harga Elpiji 3 Kg Melonjak, Hiswana Migas Sulbar Bungkam

Mateng, Tayang9.com – Harga gas elpiji 3 kilogram atau gas melon dilaporkan mengalami lonjakan di sejumlah wilayah Mamuju Tengah dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan tersebut memicu keluhan masyarakat karena dinilai memberatkan, terutama bagi rumah tangga berpenghasilan rendah.

Adnan Syahrir selalu warga karossa mengatakan, Di tingkat pengecer, harga elpiji 3 kg disebut telah melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Bahkan, di beberapa lokasi harga jual mencapai jauh di atas harga normal.

Selain kenaikan harga, warga juga mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas melon di pasaran. Kondisi ini diduga dipicu oleh tingginya permintaan serta distribusi yang tidak merata.

“Sekarang susah didapat, kalaupun ada harganya sudah mahal,” ujar Adnan.

Sementara itu, pihak Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Sulbar belum memberikan keterangan resmi terkait lonjakan harga tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan belum mendapat respons.

Kenaikan harga elpiji 3 kg ini menjadi perhatian karena gas bersubsidi tersebut diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pelaku usaha mikro.

Pemerintah daerah Mamuju Tengah diminta segera turun tangan untuk melakukan pengawasan distribusi dan penertiban harga di lapangan agar tetap sesuai ketentuan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk membeli sesuai kebutuhan guna menghindari kelangkaan.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait penyebab pasti lonjakan harga tersebut. Masyarakat berharap ada langkah cepat dari pihak terkait untuk menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan elpiji 3 kg di pasaran.

MUHAMMAD IRSYAD

Peneliti di lembaga konsultan politik "SSI" serta aktif di berbagai lembaga kepemudaan dan dunia kesenian

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: